Status SPG Diciduk Sekamar Bosnya di Hotel, Kasatpol PP/WH Banda Aceh: Sudah Dititipkan di Provinsi

Status SPG Diciduk Sekamar Bosnya di Hotel, Kasatpol PP/WH Banda Aceh: Sudah Dititipkan di Provinsi
Foto: Ilustrasi/google
Rubrik

Banda Aceh | Masih ingat kisah hubungan terlarang NR dan RJ, seorang perempuan sales promotion girl (SPG) rokok, yang diciduk petugas Satpol PP/WH Kota Banda Aceh, karena indehoi bersama bossnya, Minggu, 31 Maret 2019 di salah satu hotel di Peunayong?

Nah, dalam waktu tak lama lagi, keduanya akan segera dihadapkan ke Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Jika terbukti dan mendapat putusan tetap, maka keduanya akan segera dihadapkan pada algojo, untuk menjalani hukuman cambuk.

“Ya, berkas acara pemeriksaan (BAP) sudah selesai dan sekarang sudah kami titipkan di Satpol PP/WH Provinsi Aceh, karena kami tidak memiliki sel tahanan,” kata Hidayat, Kasatpol PP/WH Kota Banda Aceh, Sabtu, 6 April 2019 di Banda Aceh.

20190406-hidayat

Hidayat, Kasatpol PP/WH Kota Banda Aceh (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)

Sebelumnya, petugas Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh, menggerebek kamar salah satu hotel di kawasan Peunayong, Banda Aceh, Minggu (31/3/2019) dini hari dan mengamankan cewek sales rokok bersama bosnya.

Kata Hidayat, pihaknya juga sudah memanggil pihak hotel dan memintai keterangan. Dia menjelaskan, saat ditangkap RJ dalam kondisi setengah telanjang (tanpa baju). Kepala Seksi (Kasi)  Penyelidikan dan Penyidikan WH Kota Banda Aceh, Zakwan SHI menyebutkan,  NR, sehari-hari bekerja sebagai SPG, mempromosikan dan memasarkan produk rokok bersama RJ dan lainnya.

"Setelah kami pastikan keduanya tidak ada ikatan pernikahan yang sah serta tidak dapat menunjukkan surat apapun terkait keberadaan mereka berdua dalam satu kamar, mereka kita bawa turun dari hotel ke kantor untuk dimintai keterangannya," kata Zakwan.

Dari pengakuan RJ dan NR yang diperiksa secara terpisah, keduanya memberikan keterangan yang sama. Pada saat digerebek tersebut, mereka belum melakukan hubungan intim. Tapi, baru sebatas berciuman. "Tapi, keduanya mengaku sudah pernah melakukan hubungan layaknya suami istri lebih dari satu kali. Hanya saat digerebek keduanya belum sempat melakukan itu (berhubungan badan)," ungkap Zakwan.

NR dan RJ dinyatakan melanggar Qanun Jinayat Pasal 23 khalwat Jo Pasal 25 tentang ikhtilat. "Keduanya sudah ditahan. Lalu, dari lokasi kami juga menyita barang bukti berupa busana. Lalu, kami juga sudah meminta keterangan saksi dalam kasus khalwat pemimpin tim dan SPG-nya itu," ungkap Zakwan beberapa waktu lalu di Banda Aceh. ***

Komentar

Loading...