Breaking News

SMPN 2 Bireuen Akan Dijadikan Boarding School Putra

SMPN 2 Bireuen Akan Dijadikan Boarding School Putra
M. Nasir
Penulis
Rubrik

Bireuen | Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, akan menjadikan SMPN 2 Bireuen sebagai sekolah berasrama atau boarding school pada tahun 2020. Untuk mewujudkan sekolah berasrama itu, dinas tersebut sedang berupaya menyusun sistim pendidikan boarding school.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, Drs. M. Nasir, M. Pd kepada media ini di ruang kerjanya, Jumat (12/4/2019) menjelaskan. Pihaknya sedang merevitalisasi sekolah SMPN 2 Bireuen. Soal rencana itu dia mengaku DPRK setempat sudah menyetujuinya. Guna mewujudkan rencana itu, membutuhkan biaya yang sangat besar untuk sarana dan prasarananya.

Dia memperkirakan, anggaran yang diperlukan Rp 15 miliar. “Tapi ini tidak bisa setahun, karena dana Otsus Bireuen Rp 20 miliar setahun untuk dinas pendidikan. Yang sudah kita usulkan di Otsus Rp 2,5 miliar, berarti 12,5 miliar lagi,” katanya.

Masih kata M Nasir usulan itu sudah disetujui DPRK Bireuen. ”Tinggal kita bawa ke provinsi, karena Otsus harus rapat lagi ke provinsi bulan Mei 2019 nanti,” ungkapnya. Dia berharap provinsi menyetujuinya disamping itu dia juga meminta ada suntikan anggaran dari APBK Bireuen tahun 2020 nanti.

Saat ditanya apa alasan memilih SMPN 2 Bireuen untuk dijadikan sekolah berasrama, Nasir mengatakan. Pertama, lokasi luas dan itu memungkinkan sedangkan yang kedua asramanya sudah ada, mushallanya lebih luas dibandingkan dengan sekolah lain. Begitu juga tempatnya lebih strategis termasuk kawasan pelajar. “Asarama tahun 2006 sudah dibangun, sampai saat ini tidak dimanfaatkan, inikan sayang terbengkalai,” jelasnya.

Sekolah itu akan diperuntukkan bagi siswa putra, sedangkan untuk putri akan dicari lokasi lain yang cocok dijadikan sebagai sekolah berasrama atau boarding school. “Lokasi yang memungkinkan untuk putri sepertinya, di Kampung Raya, Peusangan,” imbuhnya.***

Komentar

Loading...