Jadi Pembawa Baki Bendera Pusaka di Blang Padang, Banda Aceh

Siti Sarah Faradina, Anak TNI AD Asal Banda Aceh  

Siti Sarah Faradina, Anak TNI AD Asal Banda Aceh  
MODUSACEH.CO/ Azhari Usman
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Walau bukan mengibarkan bendera di Istana Negara. Menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat provinsi juga menjadi kebanggaan tersendiri. Maklum, pemilihan dilakukan lewat seleksi yang amat ketat.

Untuk pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 di Aceh misalnya, pasukan Paskibraka hanya diambil dari siswa-siswi SMA sederajat dari seluruh Aceh.

Tahap seleksi pun hanya akan menyisakan satu orang untuk mewakili Kabupaten dan Kota di tingkat provinsi.

Sosok siswi yang beruntung itu adalah Siti Sarah Faradina. Dia ditunjuk sebagai pembawa baki bendera Merah Putih saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-73 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Siti Sarah Faradila pun berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik.

Dara asal Banda Aceh itu baru tahu dirinya ditunjuk menjadi pembawa baki tadi pagi, Jumat (17/8/2018) pukul 07.00 WIB. Sebagai anggota pasukan Paskibraka, Siti Sarah Faradila tidak boleh menolak dan harus siap menjalankan tugas.

"Tadi pagi setelah dikasih tahu pukul 7.00 WIB. Ya harus siap nggak ada latihan lagi harus siap tampil. Perempuan semua pernah bawa baki harus siap ditunjuk atau tidak," kata Siti begitu namanya disapa pada media ini, usai upacara di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (17/8/18).

Siswi SMAN 1 Banda Aceh mengakui sempat merasa grogi sesaat sebelum upacara dimulai. Namun, karena telah dilatih dengan keras selama beberapa minggu terakhir, Siti bertekad tidak boleh gagal dalam menjalankan tugas.

"Perasaanya lumayan deg-degan, cuma kalau misalnya terbawa arus aku deg-degan, nanti malah aku berantakan jadinya harus tenang konsentrasi," jelasnya.

Sesaat sebelum bertugas, Siti mengaku memanjatkan doa pada Allah, SWT. Para pelatihnya juga terus memberikan motivasi agar Siti bisa menjalankan tugas dengan baik.

Hasilnya pun bisa dilihat, Siti berhasil menjalankan tugasnya. Saat menaiki dan menuruni anak tangga untuk mengambil bendera dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Siti melakukannya dengan sangat tenang. Hingga akhirnya, bendera merah putih berhasil dikibarkan di Lapangan Blang Padang dihadapan peserta dan ribuan penonton yang hadir.

“Perasaan saya bangga sekali. Sangat lega. Karena dengan latihan yang kuat dan fisik itu rasanya lega sekali dan senang. Bahagia,” ucapnya dengan wajah ceria.

Dia mengaku, latihan fisik dan samapta sudah menjadi rutinitasnya di rumah selain di sekolah. Sebab, ayahnya merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Anggktan Darat (AD) terus melatih dirinya menjadi perempuan yang tangguh.

“Dukungan orang tua sangat kuat. Itulah motivasi saya untuk menjadi pembawa bendera. Setalah itu, saya mengikuti tes di sekolah dan alhamdulillah dipilih dan terpilih juga sebagai pembawa bendera hari ini. Sungguh, hari ini menjadi bersejarah buat saya,” ungkap Siti yang bercita-cita jadi AKPOL itu.

Selain itu, Siti pernah mengikuti dan menjadi pemain marching band handayani pada 2016. Lalu, ikut di ajang BPJB piala bergilir presiden 2017 dan tampil di Istana Negara. ”Semoga tahun depan terpilih menjadi pembawa baki bendera Merah Putih di Istana Negara, (amin),” harap dara 16 tahun ini.***

Biodata Singkat Siti
Nama                          :Siti Sarah Faradina.
Tempat/T. Lahir       :Banda Aceh, 24/09/2002
Tempat Tinggal        :Asrama Gabungan TNI, Keutapang, Banda Aceh
Riwayat Pendidikan:

  • TK YKA, Banda Aceh.
  • SD N Garut, Aceh Besar.
  • SPM Neusu, Banda Aceh.
  • SMA N 1 Banda Aceh.

Nama Orang Tua
Nama Ayah                : Suyatno (TNI AD)
Nama Ibu                   : Dayasih (IRT)
Jumlah Saudara       : Tiga orang.

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...