Polres Pidie Bekuk Sindikat Curanmor Libatkan Menantu Bersama Mertua

Polres Pidie Bekuk Sindikat Curanmor Libatkan Menantu Bersama Mertua
Wakapolres Pidie Kompol Iskandar saat memeriksa barang bukti sepmor yang berhasil diungkap Sat Reskrim, Rabu (21/8/2019).

Sigli | Empat sindikat Pencurian sepeda motor (Curanmor), di wilayah hukum Pidie, berhasil diciduk Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pidie. Ada delapan sepeda motor berhasil disita polisi.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi kepada wartawan, Rabu (21/8/2019) mengatakan. Delapan sepmor diamankan sejak Pperasi Rencong selama 20 hari (Agustus 2019) dan satu Barang Bukti (BB) sepeda motor diserahkan ke Polresta Banda Aceh.

Selanjutnya menurut Kasat, pencuri sepmor yang ditangkap polisi ialah Raja Nanda (22), warga Gampong Kareing, Grong-grong, Pidie. "Pengakuan Raja, dia telah mencuri sepmor delapan unit," ungkap Kasat.

Kasat menyebutkan, dalam operasi tersebut polisi menangkap pelaku lainnya Syahrizal (30) warga Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Glumpang Tiga. "Dari pengakuannya, dia mencuri sepmor milik Ibrahim (45) pedagang Gampong Dalueng, Kecamatan Pidie dan sepmor Nasriah (22) mahasiswa gampong Cot Gunduek, Kecamatan Pidie," ungkapnya.

Bahkan kata dia, dalam operasi tersebut, Polsek Sakti juga mengamankan dua pencuri sepmor yakni, Yusri (41) warga Leupung Mesjid dan Zakaria M Yunus (50) warga Gampong Jeumpa.

Kedua pelaku tercatat sebagai warga Kecamatan Sakti. "Kedua pelaku selain pencuri juga sebagai penadah dan telah mencuri sepmor satu unit," papar Kasat. Masih sebut Kasat Reskrim, untuk Raja Nanda dan Edi Nur Bin Abdul Wahab merupakan resedivis dan Raja Nanda serta Edinur merupakan menantu dengan mertua.

Kata Kasat Reskrim mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 keempat dan kelima JO 362 KUHP, tentang pencurian, ancaman hukuman diatas lima tahun.***

Komentar

Loading...