Simeulue Dicanangkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Sektor Perikanan dan Pariwisata Jadi Andalan

Simeulue Dicanangkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Sektor Perikanan dan Pariwisata Jadi Andalan
Foto: acehimage.com

Simeulue | "Dua hal yaitu sektor perikanan serta pariwisata yang kita dorong serta targetkan untuk menjadikan Kabupaten Simeulue masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada masa mendatang," demikian kata Bupati Simeulue, Erli Hasim, SH., S.Ag., M.I.Kom, pada acara Focus Group Discussion (FGD), Kawasan Ekonomi Khusus (FGD KEK) di Aula Kantor Badan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa, 21/05/2019.

Saat itu, Erli Hasim didampingi Wakil Bupati, Hj. Afridawati. Dia menjelaskan, sudah begitu lama menginginkan Simeulue menjadi KEK, sebab jika dilihat dari potensi yang dimiliki ada banyak hal yang dapat ditonjolkan. Diantaranya, sektor perikanan, karena Simeulue merupakan daerah yang dikelilingi laut, sehingga sangat memungkinkan dapat dibangun satu sentra ekonomi khusus.

Tapi disadari Erli, soal anggaran menjadi kendala untuk mencapai cita-cita tersebut. "Dilihat dari potensi perikanan kita cukup besar, namun ketidakmampuan dalam mengelola atau menyediakan anggaran yang cukup besar sehingga kondisi ini membuat hal itu belum dapat berjalan dengan baik," kata Erli Hasim.

Lebih lanjut dikatakannya, di bidang pariwisata, juga menjadi modal besar bagi Simeulue untuk mendapatkan nilai tambah sebagai kawasan KEK nantinya, sebab sebelumnya Pemerintah Aceh telah menetapkan Simeulue sebagai salah satu daerah tujuan wisata.

"Dengan keindahan alam yang kita miliki, serta telah mendapat pengakuan dari Pemerintah Aceh, hal ini dapat menjadi nilai tambah untuk menjadikan pulau kita ini jadi kawasan KEK," jelas politisi PBB ini.

Nah, selain dua aspek tersebut, Erli Hasim, juga menjelaskan tidak tertutup kemungkinan akan adanya potensi ekonomi lainnya untuk menjadikan Simeulue sebagai KEK. Contohnya, potensi ekonomi baru yaitu tambang minyak bumi dan gas terbesar, yang beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari peneliti asing.

Dia mengaku mendukung penuh untuk dapat melahirkan sebuah kawasan ekonomi baru di kabupaten Simeulue ini. "Atas nama pemerintah, saya mendukung penuh Simeulue ini dapat dijadikan kawasan ekonomi khusus di masa datang," tutupnya.

Kepala Bappeda Simeulue, Amran Z, yang juga jadi pembicara mengatakan. Kawasan Ekonomi Khusus itu merupakan suatu area atau tempat untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi yang mendapat perhatian dari pusat. "Kita fokuskan program KEK dan apa yang dapat kita lakukan untuk daerah kita ini. Selanjutnya kita usulkan ke tingkat nasional agar Simeulue dapat ditetapkan sebagai salah satu kawasan KEK," jelasnya.

Sementara itu, Fatur Rahman, MBA yang menjadi narasumber pada acara FGD KEK itu menjelaskan, terdapat dua hal terkait pengembangan ekonomi khusus. Pertama sektor apa yang harus di kembangkan dan dimana lokasi pengembangannya. "Terkait kajian pengembangan KEK, pemerintah daerah harus melakukan pendekatan, menyiapkan dokumen usulan berupa master plant visibility study dan rekomendasi dari pejabat daerah, agar apa yang diinginkan dapat tercapai," paparnya.

Acara ini turut dhadiri Asisten I, Ibrahim, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Zulfadli Abidin, para pelaku usaha, tokoh masyarakat, Kepala SKPK, para Camat, serta unsur Forkopimda lainnya.***

Komentar

Loading...