Seteleh Dilapor Istri Gubernur Aceh,  Pemilik Akun Timphan Ditangkap

Seteleh Dilapor Istri Gubernur Aceh,  Pemilik Akun Timphan Ditangkap
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh mengamankan pemilik akun Facebook (FB) timphan Aceh berinisial MJ. Pelaku diduga merupakan memposting ujaran kebencian terhadap istri Gubernur Aceh Darwati A Gani beberapa waktu lalu.

"Tersangka berinisial MJ, warga Kabupaten Pidie yang merupakan pemilik akun Facebook bernama Timphan Aceh. Tersangka ditangkap di Tanjung Slamet, Sumatera Utara, pada 7 April kemarin setelah kita layak keberadaannya," Kata Dir Reskrimsus, Kombes Pol Erwin Zadma didampingi Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar saat ditemui awai media di Aula Dit Reskrimsus Mapolda Aceh, Kamis (12/4/18). 

Kata Erwin Zadma, penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan yang dibuat Darwati sendiri beberapa waktu lalu atas adanya ujaran kebencian yang disangkut-pautkan kepada dirinya, di media sosial Facebook. 

Dalam unggahannya tersebut, Darwati seolah memiliki suatu hubungan bersama sang mucikari. Erwin Zadma mengatakan, sejauh ini pihaknya masih mengamankan satu orang tersangka dari dua akun yang dilaporkan. Akun medsos yang lainnya bernama Alfi Kuta Pase. 

"Kita masih amankan satu tersangka ini saja, yang satu lagi sudah diketahui identitasnya, Insya Allah juga akan kita amankan sebentar lagi. Ini masih kita proses lebih lanjut," ucap Erwin Zadma. 

Erwin Zadma menambahkan, pelaku diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE atas perbuatannya yang mengunggah foto Darwati bersama seorang mucikari prostitusi online yang ditangkap Sat Reskrim Polresta Banda Aceh beberapa waktu lalu, yakni MRS alias Andre. 

"Hingga saat ini, pelaku masih kita diamankan di Mapolda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku diketahui mengunggah foto bersama serangkaian kalimat berbentuk ujaran kebencian pada 24 Maret 2018 lalu, melalui akun Timphan Aceh," tegas Erwin Zadma

Erwin Zadma berharap pada masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan, seperti mengunggah berita atau informasi yang sifatnya dapat merugikan masyarakat banyak.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...