Terobosan Perdana Plt Kepala BPKS Sabang

Sepekan Dua Kali Razuardi Lakukan Mutasi Staf  

Sepekan Dua Kali Razuardi Lakukan Mutasi Staf  
dok.MODUSACEH.CO
Rubrik
Sumber
Kontributor Sabang

Sabang | Sebagai Plt Kepala BPKS Sabang, Razuardi benar-benar melakukan terobosan menarik di badan tersebut. Bayangkan, dalam satu pekan, mantan Sekdakab Aceh Tamiang ini melakukan dua kali mutasi. Menariknya, dari tujuh pejabat satuan kerja (satker)  pejabat pembuat komitmen (PPK) menjadi enam. Dua diantaranya sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Aceh.

Mutasi perdana dilakukan Razuardi atau akrab disapa Bang Essek ini melalui putusan No: 05/BPKS-PA/2019, tanggal 28 Januari 2019. Mereka yang dipercaya adalah, Jufri SE (pejabat penandatangan Surat Perintah Membayar (PP SPM), Mulai Verdian SE (PPK Operasional Kantor), Budi Hidayat, SH (PPK Pelatihan, Sosialisasi dan Promosi), Zakiul Amri Rizqina, BSc (PPK Revitalitasi Pelabuhan Balohan), Rizal Rismawan, ST (PPK Pengawasan Teknis), Mufazzil Yusra, ST, MT (PPK Perencanaan) dan Aulia Julindra, ST (PPK Pengadaan Barang dan Pembebasan Lahan).

Baca: Mutasi di BPKS Sabang, Razuardi Ganti PP SPM dan PPK

Lalu, pada putusan, 1 Februari 2019, berdasarkan putusan nomor: 08/BPKS-PA/2019,  muncul enam nama yaitu, Jufri SE (pejabat penandatangan Surat Perintah Membayar (PP SPM), Budi Hidayat (PPK Operasional kantor), Mulia Verdinan (PPK pelatihan, sosialisasi dan promosi), M. Okto Rizki (PPK Revitalisasi Pelabuhan Balohan), Makkinuddin Asmar (PPK Konsultasi) serta Audy Juliandra (PPK Pengadaan Barang dan Pembebasan Lahan).

Ini berarti, ada tiga nama yang hilang antara lain, Zakiul Amri Rizqina, BSc (PPK Revitalitasi Pelabuhan Balohan), Rizal Rismawan, ST (PPK Pengawasan Teknis), Mufazzil Yusra, ST, MT (PPK Perencanaan). Padahal, nama Okto Rizki dan Makkinuddin sedang menjalani proses hukum di Polda Aceh, terkait projek tahun 2018 lalu.

Itu sebabnya, mutasi tadi menebar bau tak sedap. Disebut-sebut, tanpa sepengetahuan Deputi Umum BPKS Sabang. Dan, kebijakan ini kabarnya lebih di pengaruhi oleh masukan dari Deputi Pengawasan.

Hingga berita ini diwartakan, MODUSACEH.CO belum berhasil mengkonfirmasi Plt Kepala BPKS Sabang Razuardi. Dihubungi melalui  telpon seluler tidak aktif dan melalui pesan media sosial (medos) facebook, juga belum berbalas.

Sementara itu, Plt Wakil Ketua BPKS Sabang, Islamuddin mengaku sedang berada di atas kapal menuju Banda Aceh. “Saya sedang di atas kapal menuju Banda Aceh. Nanti saya ketemu dan jelasnya,” jawabnya singkat.

Nah, benarkah di tubuh BPKS Sabang mulai ada “geng” baru yang mengatur kebijakan dan personel, paska dicopotnya Said Fadhil sehingga Razuardi menjadi tak berdaya? (baca edisi cetak, Senin, 11 Februari 2019).***

Komentar

Loading...