Semua Lembaga Keuangan di Aceh akan Dikonvensi ke Syariah

Semua Lembaga Keuangan di Aceh akan Dikonvensi ke Syariah
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh (PA), Abdullah Saleh SH menegaskan. DPRA dan Pemerintah Aceh akan mengkonvensikan seluruh lembaga keuangan konvensional yang ada di Aceh menjadi lembaga keuangan Syariah.

Itu disampaikannya kepada wartawan, seusai audiensi dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Aceh, terkait Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018, tentang lembaga keuangan Syariah.

Acara ini berlangsung di ruang rapat Badan Anggaran DPRA. Jl. Tgk Daud Beureueh No. H. M. Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Kamis, 20 Juni 2019.

Katanya, hal tersebut dilakukan untuk melaksanakan Qanun Aceh yang telah disahkan. Yaitu qanun Bomor 11 tahun 2018, tentang lembaga keuangan syariah.

DPR Aceh beserta Pemerintah Aceh saat ini, ingin lebih fokus kepada sektor ekonomi. Caranya, membenahi dari hulu yaitu segala jenis lembangan keuangan, termasuk bank.

“Sesuai qanun, kita akan mensyariatkan semua perbankkan di Aceh. Dengan merubah sistem ekonomi konvensional kepada sistem syariah," katanya.

Abdullah Saleh menyatakan, sampai saat ini bank yang sudah dikonvensikan yaitu Bank Aceh. “Kita benahi dulu Bank Aceh karena bank daerah. Nantinya lembaga seperti bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lainnya juga akan kita konversikan,” ungkapnya.

Dia berharap, proses konversi akan terlaksana dengan baik. “Kita harapkan 2020 semua lembaga keuangan di Aceh sudah syariah semua," harapnya.

Selain itu, Abdullah Saleh menjelaskan, bagi para nasabah di bank yang non muslim dibuka ruang untuk menunduk secara suka rela terhadap peraturan Qanun Aceh nomor 11 tanun 2018 ini.

Lanjutnya, sejauh ini belum ditemukan kendala dalam menjalankan sistem konvensi ke syariah.

“Semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh sejak rumusan kebijakan qanun sudah dilibatkan,” tutupnya.***

Komentar

Loading...