Breaking News

Semua Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Resmi Bertarung di Pilkada 2017

Semua Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Resmi Bertarung di Pilkada 2017
Rapat Pleno penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.
Rubrik
Banda Aceh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh memenuhi syarat. 

Penetapan itu disampaikan dalam rapat pleno penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Senin (24/10/2016). 

Komisioner KIP Aceh membacakan satu persatu surat pernyataan memenuhi syarat pasangan calon secara berurutan sesuai dengan nomor urut saat pendaftaran pasangan calon di KIP Aceh beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Hari Ini KIP Aceh Tetapkan Pasangan Calon Gubernur Aceh

Komisioner KIP Aceh, Robby Syahputra membaca surat pernyataan memenuhi syarat pasangan calon Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. Diikuti oleh pasangan calon Zaini Abdullah - Nasarudin dibacakan oleh Komisioner KIP Aceh Junaidi. Kemudian Pasangan calon independen Zakaria Saman-T.Alaidinsyah dibacakan oleh Komisioner KIP Aceh Fauziah. Komisioner lainnya, Muhammad membacakan pasangan calon Muzakir Manaf-T.A Khalid. Pasangan calon Tarmizi A Karim - Machsalmina Ali dibacakan oleh Hendra Fauzi Sementara pasangan calon Abdullah Puteh-Sayed Mustafa usab dibacakan oleh Basri M Sabi.

"Berhubung pasangan calon ini adalah mantan nara pidana, maka bukti telah mengemukakan kepada publik telah memenuhi syarat," kata Basri M Sabi. Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, sesuai dengan surat keputusan KIP Nomor 31/KPPS/KIP Aceh/2016 tentang penetapan pasangan calon Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 mulai berlaku sejak ditetapkan penetapan pasangan calon tersebut. "Hari ini, Senin 24 Oktober 2016," ujar Ridwan.

Dia juga berharap agar besok harinya (Selasa 25/10/2016) menghimbau kepada seluruh pasangan calon untuk bisa hadir ke Dewan Perwakilan Rakayat (DPR) Aceh untuk mengambil nomor urut pasangan calon. "Keputusan pasangan calon ini tidak bisa lagi diganggu gugat. Kecuali ada sengketa dari Panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) Aceh" ujar Ridwan Hadi.  Sementara Komisioner Panwaslih Irhamsyah mengatakan menerima penetapan pasangan calon tersebut.***
"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...