Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Sejumlah Kades Diundang ke Istana, Ketua Apdesi Simeulue Bantah Terkait Politik

Sejumlah Kades Diundang ke Istana, Ketua Apdesi Simeulue Bantah Terkait Politik
Foto: Wenjng/Kemendes PDTT
Penulis
Rubrik
Sumber
Ade Irwansah (Reporter Simeulue)

Simeulue | Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Simeulue Rosfian Nasra, menanggapi terkait beredarnya isu di masyarakat melalui media sosial, tentang undangan dari Presiden Indonesia,  Ir. Joko Widodo untuk hadir ke Istana, 10 April 2019 lalu. Sebab, muncul dugaan berhubungan dengan politik menjelang Pemilihan Umum, 17 April 2019 mendatang.

Rosfian Nasra saat dihubungi MODUSACEH.CO melalui sambungan telpon menjelaskan, undangan tersebut benar adanya, namun ia membantah kehadiran sejumlah perangkat desa  tersebut berkaitan dengan Pemilu mendatang. "Memang benar seluruh perangkat desa diundang ke Istana oleh Bapak Presiden, namun tidak ada hubungannya dengan Pemilu mendatang," jelas Rosfian Nasra, Rabu, (11/04/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, undangan yang diberikan Presiden Joko Widodo yang juga menjadi calon presiden pada Pemilu mendatang, terkait dengan undangan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) yang dihadiri sejumlah prangkat desa dari seluruh Indonesia. Mulai dari kepala desa, sekretaris dan Badan Permusyawaratan Desa. Tujuannya, untuk peningkatan kemajuan desa di seluruh Indonesia. "Undang itu cuma Silatnas, guna meningkatkan visi misi pemerintah dalam pembangunan nasional, untuk memperbaiki tata kelola dana desa yang sesuai dengan Undang-Undang," jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan Silatnas itu tergabung dengan Badan Koordinasi Nasional (Bakornas). Dananya bersumber dari anggaran dana desa (add) perjalanan dinas luar daerah. Dari Aceh dihadiri dua kabupaten yaitu Aceh Tenggara sebanyak lima orang, Simeulue satu orang.***

Komentar

Loading...