Breaking News

Sejumlah Barang Bukti Narkotika Dimusnahkan di Aceh

Sejumlah Barang Bukti Narkotika Dimusnahkan di Aceh
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sejumlah barang haram berupa 338.900 gram ganja, 52.004 gram sabu dan 22.766 butir ekstasi dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia yang bekerja sama dengan BNN Provinsi Aceh. Pemusnahan dilakukan di lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Senin, 15 Juli 2019.

Pemusnahan yang diselenggarakan di Banda Aceh ini, merupakan hasil dari dua kasus yang berhasil diungkap pada Mei 2019 lalu. Kasus pertama ditemukan di daerah Kota Depok dan Jawa Barat. Sedangkan kasus yang kedua merupakan ungkap kasus di Kota Dumai, Provinsi Riau. Adapun tersangka, sudah diamankan oleh pihak berwajib.

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, SH dalam komperensi pers menjelaskan kehadirannya ke Banda Aceh merupakan bentuk kerja sama dengan Pemerintah Aceh. Yaitu, untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan obat terlarang, dan membuat petani ganja dapat beralih menjadi petani produktif.

“Narkoba yang kita musnahkan merupakan contoh barang bukti. Ini merupakan program pemerintah. Alhadulillah, Aceh sudah tiga tahun berjalan mengubah kebun ganja menjadi kebun produktif. Ada 90 hektar ladang ganja yang sudah di representing menjadi kebun kopi dan jagung di wilayah Aceh,” ungkapnya.

Rencannya, akan ada perusahaan-perusahaan swasta yang nantinya akan dikembangkan di Aceh. “Bukan hannya tanaman kopi dan jagung. Nantinya juga akan ada budidaya ikan yang akan dikembangkan di Aceh,” jelas Heru.

Menurutnya, Aceh merupakan satu daerah transit narkoba karena merupakan daerah perbatasan. Untuk dia mengharapkan, agar pemimpin kampung yang berada di daerah pesisir untuk menyatukan presepsi memberantas narkoba di Aceh.

“Kita berharap kepala kampung kapung di daerah, dan daerah untuk memberantas narkoba di desa mereka tinggal. Kalau lihat masyarakat ada rumah mewah tapi tidak kerja, itu patut dicurigai,” harapnya.

Kedepannya, Aceh harus menjadi daerah bebas ganja. “Namun hal ini dari masyarakat Aceh sendiri, dengan mengatakan daerah mereka bebas ganja. Sedangkan pemerintah dan BNN akan mendukung sepenuhnya,” sambung Heru kepada awak media.***

Komentar

Loading...