Breaking News

Sebelum Beli Pesawat Baru

Sebaiknya DPRA Bentuk Pansus Terlusuri  Akuisisi PT. AURI Dengan LDA

Sebaiknya DPRA Bentuk Pansus Terlusuri  Akuisisi PT. AURI Dengan LDA
Pesawat Aset Aceh di Bandara SIM/Foto Juli Saidi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sebelum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui rencana pembelian pesawat baru yang direncanakan Pemerintah Aceh, sebaiknya wakil rakyat membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk memperjelas akuisisi antara PT. Aviasi Upata Raksa Indonesia dengan Lembaga Dirgantara Aceh (LDA), pada 2012 silam.

Dalam akuisisi ini, sedikitnya nilai saham yang dialihkan mencapai Rp 7 miliar yang kabarnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) pada pemerintahan Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar. “Ada tiga, satu simulator dan dua pesawat, kalau total saham Rp 7 miliar,” jelas Ketua LDA Teuku Syahril, di kantornya, Jalan Dhimurthala, Lampineung, Banda Aceh, beberapa waktu lalu.

Pentingnya dilakukan Pansus oleh DPRA, pertama karena sekian lama pesawat itu diduga tidak dimanfaatkan. Seperti pengakuan guru SMKN Penerbangan Aceh dalam pertemuan dengan Komisi V DPRA. Sedangkan persoalan lain, diduga dua pesawat FK-AFB, hanya mampu untuk latihan Grond Private Pilot License (PPL). Artinya, latihan hanya menggunakan sistem lihat luar. Sementara, belum tampak terbang, mengitari Kota Banda Aceh maupun Aceh Besar.

Bila dugaan ini benar, tentu bertentangan dengan sertifikat yang diberikan. Sebab pesawat Aceh Pilot School itu bersertifikatkan PPL, Commercial Pilot Course dan Intrumen Rating Course. Tapi, dugaan tadi beberapa waktu lalu cepat-cepat dibantah jenderal purnawirawan bintang dua ini. “Tidak benar, ini ada sertifikatnya,” bantah putra Aceh Besar tersebut.

Sementara, Ketua Komisi V DPRA Mohd. Alfatah usai pertemuan dengan guru SMK tadi, belum bisa mengomentari terkait beberapa unit pesawat tersebut. “Saya belum bisa mengomentari lebih jauh  karena belum ada data, kalau sudah ada akan kita pelajari,” ujar Mohd. Alfatah, Kamis sore (04/01/2018).***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...