Sayid Fadhil Akui Elvarice Mundur Sebagai Staf BPKS Jakarta

Sayid Fadhil Akui Elvarice Mundur Sebagai Staf BPKS Jakarta
Elvarice (kiri)

Banda Aceh | Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Sabang (BPKS), Sayid Fadhil mengakui jika Elvarice Indriani telah mengundurkan diri sebagai staf BPKS Perwakilan Jakarta. Namun, dia tidak menyebutkan kapan Elvarice meletakkan posisinya itu.

“Betul. Dia (Elvarice) telah mengundurkan diri. Dia sudah berkeluarga. Suaminya tidak mengijinkan dia kerja lagi,” jawab Sayid Fadhil pada MODUSACEH.CO di Banda Aceh, Senin (!7/12/18).

Sayid Fadhil menjelaskan. Hingga kini, posisi yang ditinggalkan Elvarice masih kosong. Dia mengaku belum berencana melakukan perekrutan baru untuk posisi tersebut.

“Setelah dia mengundurkan diri, kita belum rekrut yang baru, dia sudah berkeluarga. Untuk posisi itu belum kita pikirkan,” ungkap Sayid Fadhil.

Memang, dia mengakui telah menyurati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) guna melakukan komunikasi terkait perekrutan pewagai BPKS yang baru.

“Insyaallah, di awal tahun 2019, kita berencana merekrut 15 posisi susuai dengan disiplin ilmu yang kita butuhkan. Kita tidak ingin merekrut orang yang asal rekrut,” harap Sayid Fadhil.

Sebelumnya, nama Elvarice Indriani menjadi buah bibir di Aceh. itu karena mengikut serta kan Elvarice Indriani ke Negara Qatar selama lima hari, 1-5 Juni 2018.

Dengan dalih menarik investor untuk berinvestasi di kawasan bebas Sabang, Said Fadhil juga mengajak Direktur Promosi dan Kerjasama BPKS Sayed Fahmi, dan Elvarice Indriani salah seorang staf BPKS perwakilan Jakarta.

Permasalahan kemudian muncul, ketika Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah melayangkan teguran resmi kepada Sayid Fadhil selaku Kepala BPKS.

Dalam surat teguran tersebut, pada poin 2 huruf (d) Plt Gubernur Aceh menyatakan dalam misi investasi yang diikuti Sayid Fadhil itu tidak mengikutsertakan pejabat setingkat deputi yang membidangi investasi, tetapi pejabat yang baru diangkat dan seorang staf yang secara formal belum menjadi karyawan BPKS dimana SK pengangkatannya disesuaikan kemudian.

Terlebih, staf yang turut menghadiri meeting di Qatar, namun belum resmi menjadi karyawan BPKS tersebut bernama Elvarice Indriani. Pengkatannya sebagai staf BPKS Perwakilan Jakarta baru efektif terhitung sejak 4 Juni 2018.***

 

 

Komentar

Loading...