MPU Bireuen Minta Manajemen KFC Patuhi Syariat Islam

Sayed Asmar: Saat Magrib Aktifitas Dikurangi

Sayed Asmar: Saat Magrib Aktifitas Dikurangi
Zulhelmi/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Bireuen I Kehadiran Suzuya Mall di Kota Bireuen, selain pusat berbelanjaan juga menjadi tempat rekreasi bagi warga dan masyarakat yang berdekatan dengan Kabupaten Bireuen itu.

Itu sebabnya, mall yang telah beroperasi pada 13 Desember 2016 lalu, juga menyediakan pusat jajanan kuliner seperti, Kentucky Fried Chicken (KFC), dan beberapa tempat kuliner brand nasional. Namun, ada pihak yang menyanyangkan, mall tersebut tak mengindahkan kearifal lokal. Kearifan lokal yang dimaksud adalah 30 menit memasuki waktu salat magrib seluruh toko di Kota Bireuen tutup dari transaksi jual beli.

Tapi lain halnya dengan mall itu. Saat waktu Magrib antrian pembeli masih. Kondisi ini sangat disesali oleh beberapa tokoh masyarakat Bireuen.

“Kita sedang menjalankan aturan sesuai syariat Islam dan peraturan Pemerintah Bireuen. Menjelang magrib semua toko tutup. Tapi Suzuya tetap buka terutama di KFC. Ini perlu diberika teguran,” sebut Keuchik Ujung Blang, Kecamatan Jeumpa, Bireuen T. Hanan Ilyas, Senin 2 Januari 2017.

Sementara itu sehari sebelum beroperasi mall yang menjadi pusat jajanan baru bagi masyarakat Bireuen ini, juga mendapat tanggapan dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Bireuen. Lembaga ini telah memberi masukan dengan sangat tegas. Ada tiga point yang diberikan kepada pengelolanya.

Pertama waktu magrib kegiatan ditutup walau di KFC, lalu kepada karyawan dan karyawati memakai pakaian muslim, kemudian harus dilaksanakan pengajian satu minggu satu kali. Pihak MPU memohon kepada maneger Suzuya Mall agar ketika point itu dijaga dengan baik.

Manager Suzuya Mall, Sayed Asmar kepada MODUSACEH.CO menyebutkan, setiap magrib aktifitas di Suzuya dikurangi, dan lampu pun matikan. ”Disini juga ada tempat salat, begitu pun di KFC aktifitasnya dikurangi. Mungkin ada beberapa costumer di KFC,  saat waktu magrib masih tersisa transaksi untuk dilayani,” sebutnya.

Lanjutnya untuk pengajian minggu  akan dilaksanakan. Diakuinya setiap Suzuya tetap diadakan pengajian.

Pantauan media ini di mall tersebut ,sejumlah karyawati terutama cleaning service masih mengenakan pakaian yang dinilai kurang sopan. Itu diakui Sayed, dan dalam waktu dekat  akan dilaporkan kepada pimpinan agar karyawati cleaning service dapat mengenakan pakaian yang lebih sopan.***

Komentar

Loading...