Breaking News

Polres Aceh Barat Amankan Dua Tersangka Dugaan Narkotika

Satu di Pendopo Bupati dan Satu di Jalan Bungong Jaroe

Satu di Pendopo Bupati dan Satu di Jalan Bungong Jaroe
(Juli Saidi/ MODUSACEH.CO)

Meulaboh | Polisi dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Barat mengamankan dua tersangka dugaan narkotika jenis ganja. Penangkapan dua tersangka pada hari yang berbeda, itu dilakukan Selasa (11/09/2018) dan Rabu (12/09/2018).

Inisial S (47) tahun yang berkerja sebagai kernet tukang bangunan asal Komplek Perumahan CRS, Gampong Blang Brandang, Kecamatan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, diamankan di Pendopo Bupati Aceh Barat, jalan Imam Bonjol, Rabu (12/09).

Dalam penangkapan tersebut,  polisi mengantongi barang bukti tiga paket narkotika jenis ganja. Barang bukti tersebut pada saat penangkapan, dibungkus dengan kertas koran yang beratnya 250 gram.

Ihwal penangkapan tersebut, Senin (10/09) petugas mendapat informasi bahwa di Jalan Imam Bonjol, Gampong Seuneubok, diduga sering dilakukan transaksi jual beli barang haram tersebut.

Singkat cerita, Rabu (12/09) sekira pukul 17.00 WIB, petugas yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Aceh Barat IPTU Bukhari melakukan penyelidikan di TKP, setelah memastikan tersangka ada di TKP Pendopo Bupati Aceh Barat, polisi pun mengamankan inisial S tadi. Saat dilakukan pengeledahan, petugas menemukan barang bukti jenis ganja yang terbalut dengan kertas koran dan disimpan di perkarangan pendopo satu bungkus, kemudian dua bungkus lagi ditemukan atas di atas plafon.

Menurut polisi, tersangka memperoleh barang tersebut dari inisial J yang dibeli Rp 250 ribu. Sedangkan yang satu lagi berinisial AS (28), asal Desa Kuta Lintang, Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, ditangkap pada Selasa (11/09/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

AS ditangkap di Jalan Bungong Jaroe, Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Dari tersangka, Polisi mengamankan satu paket narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan kertas buku tulis, beratnya 3,50 gram.

Saat jumpa Pers, Kamis (13/09/2018) Kapolres Aceh Barat AKBP H. R. Bobby Aria Prakasa, SIK didampingi Sat Res Narkoba menjelaskan, tersangka berinisial S disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara. Dan tersangka AS diancam Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang yang sama dengan ancaman paling lama delapan tahun penjara.

Kapolres Aceh Barat mengatakan, satu pengedar dan yang satu lagi sebagai pemakai. Kapolres Aceh Barat juga membenarkan satu tersangka diamankan di Pendopo.

“TKP pengedar memang di pendopo,” kata Kapolres AKBP H. R. Bobby Aria Prakasa, SIK, Kamis. Sementara itu Kasat Res Narkoba IPTU Bukhari mengakui bahwa kondisi Pendopo Bupati Aceh Barat saat ini sedang direhab dan sedang tidak aktif.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...