Terkait Pemukulan Keuchik Lampulo

Samsul Mukhtar: Saya Tetap Kasus Ini Masuk Pengadilan

Samsul Mukhtar: Saya Tetap Kasus Ini Masuk Pengadilan
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Keuchik Gampong Lampulo, Samsul Mukhtar mengatakan. Kasus pemukulan dirinya yang dilakukan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banda Aceh, Muzakir Tulot, telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Banda Aceh. "Saya tetap kasus ini masuk dan berakhir di pengadilan," kata Samsul. Itu disampaikan kepada wartawan media ini, melalui WhatsApp (WA),  Kamis, 24 Januari 2019.

Katanya, kasus pemukulan yang menimpanya sudah sepenuhnya diserahkan kepada polisi atau pihak berwajib. Dia mengakui mendapat dukungan dari warga gampong untuk meneruskan kasus ini ke meja hijau. “Sebagai seorang keuchik atau aparatur gampong, saya menuntut keadilan. Saya tidak mau berbicara banyak, biar hukum saja yang berbicara," kata Samsul.

Menurutnya, Muzakir Tulot bukan seorang kepala dinas, tetapi masyarakat biasa yang harus mematuhi peraturan-peraturan Gampong. “Dia tidak boleh berbuat sesuka hati. Di gampong Muzakir Tulot adalah warga biasa, bukan kepala dinas," ungkapnya.

Sebab itu Samsul mengatakan, sebagai warga Gampong Lampulo, Muzakir Tulot telah melakukan pelanggaran dengan bertindak semena-mena kepada aparatur Gampong. “Saat melakukan pemukulan, dia (Muzakir Tulot) merupakan warga Gampong Lampulo. Sehingga, dia telah melakukan pelanggaran terhadap pemerintah gampong dengan memukul seorang keuchik. Maka dari itu, saya menginginkan kasus ini ke ranah hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banda Aceh, Muzakir Tulot dilaporkan menganiaya Keuchik Gampong Lampulo, Samsul Mukhtar. Peristiwa itu, terjadi usai shalat isya di Masjid Al-Falah, Dusun Malahayati, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Senin (14/1/2019) malam. Saat kejadian, Muzakir Tulot dikabarkan mendatangi Samsul dan seketika memukulnya di bagian wajah.***

Komentar

Loading...