Breaking News

Rupiah Bergerak Menguat ke 13.087

Rupiah Bergerak Menguat ke 13.087
TEMPO/Aditia Noviansyah
Rubrik
Sumber
antaranews.com
Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi, 18 Agustus 2016, bergerak menguat sebesar 17 poin menjadi 13.087 dibanding posisi sebelumnya 13.104 per dolar Amerika Serikat.

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengatakan nilai tukar rupiah kembali mengalami penguatan terhadap dolar Amerika seiring dengan pelaku pasar uang yang masih mengapresiasi pidato Presiden Joko Widodo pada Selasa, 16 Agustus lalu.

Rangga berujar, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 menargetkan penerimaan negara sebesar Rp 1.737,6 triliun, sementara target belanja Rp 2.070,5 triliun, sehingga defisit mencapai 2,41 persen terhadap Produk Domestik Bruto dengan asumsi pertumbuhan PDB sebesar 5,3 persen secara tahunan.

"Itu relatif lebih realistis dan bisa memberikan sedikit sentimen positif kepada pasar," ucap Rangga di Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2016.

Rangga menuturkan, di tengah investor yang juga sedang mengawasi pencapaian pendapatan dari program amnesti pajak, fokus selanjutnya perlahan akan beralih ke pengumuman rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Jumat, 19 Agustus 2016, yang berpeluang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang belum memberi kepastian menaikkan suku bunga acuannya menyebabkan mata uang dolar Amerika terdepresiasi terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.***

Komentar

Loading...