Teror Bersenjata Mulai Masuk Banda Aceh

Rumah Cagub Tarmizi Karim Ditembak OTK

Rumah Cagub Tarmizi Karim Ditembak OTK
dok. MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Belum lagi kering kesepakatan Pilkada Damai Aceh, aksi teror bersenjata kembali terjadi. Setelah di Kabupaten Pidie dan Bener Meriah, aksi serupa juga mulai terjadi di Banda Aceh. Rabu kemarin,  menimpa rumah pribadi calon Gubernur Aceh Tarmizi A. Karim di Jalan Todak, Lampriet, Kota Banda Aceh. Namun, baru diketahui, Kamis (17/11/2016) sekira pukul 07.00 WIB.

Keterangan yang berhasil dihimpun MODUSACEH.CO mengungkapkan. Saat itu atau Rabu (16/11/2016), sekira pukul 16.45 WIB, menantu Tarmizi A Karim, Dedi Sartika (34) bersama Fahri Tarmizi (23), anak Tarmizi A Karim, menggunakan kendaraan mobil ford ranger 4x4 tahun 2015, Nopol.Bl 8384 J, menuju Stadion Lampineng Kota Banda Aceh. Tujuannya, untuk bermain sepak bola. 

Usai berolahraga sekira pukul 18.30 WIB, Dedi Sartika dan Fahri kembali ke rumah. Sekira pukul 18.36 WIB, Dedi Sartika dan Fahri Tarmizi tiba di rumah Tarmizi A Karim. Saat tiba di depan rumah, Fahri Tarmizi lebih dulu turun dari sebelah kiri mobil. Nah, seketika terdengar suara letusan. Namun, Dedi Sartika dan Fahri Tarmizi mengira itu suara mercon.

Saat bersamaan, di jalan raya (depan rumah) Tarmizi, melintas kendaraan sepeda motor jenis bebek, tapi tidak diketahui nomor polisinya. Lalu, pihak keluarga yang berada dalam rumah keluar serta bertanya pada Dedi Sartika dan Fahri Tarmizi tentang suara tersebut. Maklum,  cuaca sudah mulai gelap. Dan, saat itu juga Dedi Sartika dan Fahri Tarmizi masuk ke dalam rumah. Kedua mengira tak terjadi apa-apa. 

Begitupun, kejadian tadi baru diketahui, Kamis (17/11/2106), sekira pukul  07.00 WIB. Saat itu, anggota pengawal Tarmizi A Karim (Pamtup) yaitu Brigadir Polisi Zulfan Efendi dan Brigadir Sayed Muhidin (Satuan Brimob Polda Aceh), melihat ada lubang di pintu pagar. Selanjutnya melakukan pengecekan hingga ke dalam garasi mobil. Hasilnya, ditemukan proyektil peluru yang diduga jenis FN, kaliber 9 milimeter di garasi mobil.

Saat temuan  itu, Pamtub Tarmizi Karim memanggil Fahri dan menyampaikan bahwa telah ditemukan proyektil dan lubang bekas tembakan di pagar rumah. Sekira pukul 15.00 WIB, Pamtub beserta anak dari Tarmizi A Karim yaitu Dedi dan Fahri, melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Aceh. Sekira pukul 17.00 WIB, anggota INAFIS Polda Aceh yang dipimpin Kompol Zultiram, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ini berdasarkan laporan Fahri Tarmizi dengan no laporan (LP/178/XI/2016/SPKT). Olah TKP itu dilakukan hingga  pukul 19.10 WIB. Saat ini, situasi di TKP dalam keadaan aman. Menurut sejumlah sumber, saat kejadian, Tarmizi A. Karim sedang tidak berada di rumah atau masih berada di Kabupaten Pidie dan baru tiba di rumah pukul 23.50 WIB, Rabu malam kemarin.***

Komentar

Loading...