Diduga Hasil Pembalakan Liar

Ratusan Kayu Olahan Diamankan di Pedalaman Aceh Timur

Ratusan Kayu Olahan Diamankan di Pedalaman Aceh Timur

Aceh Timur | Kepolisian Resort Aceh Timur berhasil mengamankan ratusan batang kayu olahan yang diduga hasil tindak pidana pembalakan liar di kawasan hutan pedalaman Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (29/1/2019) malam. Saat diamankan di lokasi tidak ditemukan penebang maupun pemilik kayu yang telah diolah tersebut.

"Diduga pelaku melarikan diri karena mengetahui kedatangan polisi ke lokasi," sebut Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro saat melakukan Konferensi Pers di Kantor Polsek Idi Rayeuk, Selasa (5/2/2019).

Kapolres mengatakan adapun jumlah kayu olahan yang berhasil diamankan mencapai 203 batang dan terpaksa diturunkan melalui jalur sungai karena susahnya akses menuju lokasi penemuan di pedalaman Simpang Jernih.

"Berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada pembalakan liar di kawasan hutan di Gampong Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Dari informasi tersebut kemudian dilakukan penyisiran dan hasilnya ratusan kayu ditemukan dan diduga pelakunya melarikan diri karena tidak berada di lokasi," kata Wahyu Kuncoro.

Ia menambahkan, dari lokasi penemuan membutuhkan waktu beberapa hari untuk mengangkut barang bukti kayu dalam jumlah besar tersebut, karena satu-satunya jalur yang bisa ditempuh yaitu lewat sungai Tamiang.

"Sambil menunggu kayu lain, barang bukti yang sudah sampai di pinggir sungai untuk sementara dititipkan pada sebuah kilang kayu. Kemudian, dari tempat itu kayu-kayu ini diangkut dengan kendaraan untuk diamankan sebagai barang bukti," ungkapnya.

Sejauh ini Kapolres mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) III Wilayah Langsa untuk mengetahui jenis kayu sekaligus melakukan pengukuran tonase barang bukti yang diamankan tersebut.***

Komentar

Loading...