Breaking News

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jakarta, 7 Tahun Untuk Irwandi Yusuf

Selanjutnya Aceh di Tangan Nova Iriansyah

Selanjutnya Aceh di Tangan Nova Iriansyah
Irwandi, Hendri dan T. Saiful (Foto: Dok.MODUSACEH.CO)
Rubrik

 Banda Aceh | Penantian panjang, terkait putusan hukuman terhadap Irwandi Yusuf dari Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, berakhir sudah. Status kepemimpinan Irwandi Yusuf yang sebelumnya Gubernur Aceh nonaktif, benar-benar berakhir.

Kini, Pemerintah Aceh berada di tangan Nova Iriansyah yang sebelumnya Wakil Gubernur Aceh. Lalu, beralih menjadi Plt Gubernur Aceh sejak Irwandi diciduk OTT, KPK, 13 Juli 2018 lalu di Banda Aceh. Dan dalam waktu tidak terlalu lama atau usai Pilpres dan Pileg, 17 April 2019, Nova Iriansyah akan didapuk sebagai orang nomor satu Aceh, mengantikan Irwandi Yusuf.

Sementara itu, ajudan Irwandi yaitu Hendri Yuzal diganjar 4 Tahun dan T. Saiful Bahri 5 Tahun penjara. Ketiganya diwajibkan membayar uang penganti Rp 200 dan Rp 300 juta. Jika tak sanggup, maka diganjar 3 bulan penjara tambahan. Khusus untuk Irwandi, Majelis Hakim Tipikor Jakarta juga mencabut hak politiknya selama tiga tahun, setelah menjalani hukuman.

Keputusan pahit ini dibacakan Majelis Hakim Tipikor, Senin (8/4/2019 malam sekira pukul 22.30 WIB. Majelis hakim menyatakan, ketiganya terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, setelah melihat bukti-bukti dan keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan dalam persidangan.

Namun, terkait dakwaan tindak pidana korupsi Dermaga CT-3 Sabang, majelis hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti terlibat, karena Jaksa KPK tidak mampu menghadirkan saksi Izil Azhar alias Ayah Merin ke persidangan.

Itu sebabnya, berdasarkan bukti, keterangan saksi, dan fakta-fakta di persidangan, majelis hakim menjerat Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan T. Saiful Bahri menerima suap secara berlanjut dan terbukti beberapa kali menerima gratifikasi dari mantan Bupati Kabupaten Bener Meriah, Ahmadi, mantan Kepala ULP Pemerintah Aceh, Nizarli serta pengusaha Mukhlis Tekabaya. “Memerintahkan kepada ketiga terdakwa untuk tetap ditahan,” sebut Majelis Hakim Tipikor yang membacakan putusan secara bergantian.

Atas putusan ini, kuasa hukum Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan T. Saiful Bahri menyatakan pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim. Pendapat serupa juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.***

Komentar

Loading...