Breaking News

Pukulan Keempat Terpidana Perempuan Hukuman Cambuk Meringis Kesakitan

Pukulan Keempat Terpidana Perempuan Hukuman Cambuk Meringis Kesakitan
Dar menerima hukuman cambuk
Penulis
Rubrik

Bireuen | Algojo mengayunkan pukulan rotan ke punggung terpidana perempuan berinisial Dar binti Sun (30), sesuai hitungan dari seorang jaksa. Pada hitungan keempat dan lontaran pukulan keempat, Dar langsung meringis kesakitan.

Air mata perempuan kulit putih itu seketika menetes, eksekusi hukuman cambuk kepadanya dihentikan. Semestinya Dar binti Sun mendapatkan hukuman delapan kali cambuk dalam kasus khalwat.

Dia kemudian dipapah ke dalam mobil ambulan, lalu Dar diperiksa tim kesehatan. Sambil menunggu sisa hukuman cambuk untuk Dar, petugas eksekutor dari Kejaksaan Negeri Bireuen memangil terpidana lainnya,  seorang pria berinisial Yus. Pria ini juga mendapatkan delapan kali hukuman cambuk.

Walau sanggup menahan sakit, Yus mampu menjalankan hukaman yang diterimanya itu sampai selesai. Usai itu dia harus mendapat perawatan dari tim medis, akibat luka di punggungnya.

Tim medis mengoleskan obat di punggung Yus

Setelah itu Dar kembali menjalani sisa hukuman cambuk tadi. Kali ini Dar sanggup menerima hukuman itu hingga tuntas.

Sebelumnya seorang pria lainya yang berinisial Is juga mendapatkan hukuman delapan kali cambuk atas kasus yang sama. “Ketiga terpidana itu mendapatkan hukuman sepuluh kali cambuk. Setelah dikurangi masa tahanan, mereka memperoleh delapan kali cambuk,” sebut Kajari Bireuen, M Junaedi, Jumat (2/8/2019).

Eksekusi hukuman cambuk itu digelar Kejaksaan Negeri Bireuen di Halaman Masjid Agung Bireuen. Selain disaksikan sejumlah pejabat, juga sebagian masyarakat Bireuen ikut menyaksikan eksekusi itu.***

Komentar

Loading...