Terkait Soal Sengketa Lahan Yang Belum Usai

PT Semen Indonesia Hentikan Pembangunan Tanpa Batas Waktu

PT Semen Indonesia Hentikan Pembangunan Tanpa Batas Waktu
dok. MODUSACEH.CO
Rubrik

Pidie | Iklim dan dunia investasi di Aceh, kembali memasuki ‘lampu kuning’. Bayangkan, ditengah sepi dan lesunya investor yang mau menanamkan modalnya di Aceh. PT Semen Indonesia (Tbk) Persero, justeru menghentikan proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia Aceh di Laweung, Kabupaten Pidie.

Pemberhentian ini tertuang dalam surat Dirut PT Semen Indonesia Aceh, nomor: 205/KRE.DIR/10.2017, tanggal 10 Oktober 2017. Surat itu ditanda tangani Dirut PT SIA, Ir. Bahar Samsu. “Sehubungan dengan surat rekomundasi yang disampaikan oleh Panitia Pelaksana Duek Pakat untuk Penyamaan Persepsi FMG antar Gampong Kemukiman Laweung, Kecamatan Muara Tiga tahun 2017, tanggal 30 September 2017, tentang rekomundasi, dengan ini dapat kami sampaikan bahwa, sesuai kebijakan dari Pemegang Saham PT Semen Indonesia (Persero), Tbk kepada PT Semen Indonesia Aceh terkait penundaan pembangunan proyek pembangunan pabrik Semen di Aceh, maka kegiatan proyek tersebut dihentikan untuk waktu yang belum bisa ditentukan dengan alasan masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan permasalah lahan,” begitu tulis surat tersebut.

Nah, surat pemberitahuan ini dikirimkan PT Semen Indonesia kepada Pengurus Forum Musyawarah Gampong (FMG) Kemukiman Laweung-Kecamatan Muara Tiga. “Benar, dihentikan sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Marjoni, Staf Humas PT Semen Indonesia Aceh pada media ini, Kamis petang melalui saluran telpon seluler.

Akibatnya sebut Marjoni, terkait program CSR yang selama ini sudah direncanakan juga mengalami penundaan terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat pemberitahuan ini. Sebaliknya, program atau pembangunan CRS seperti masjid, tetap dilaksanakan hingga selesai.

Alasannya, keberadaan program CSR yang berhasil dibangun dan dijalankan bersama, yakni program CSR yang sudah dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud kepedulian PT Semen Indonesia Aceh.

FMG yang sudah dibentuk dapat berkembang dan mampu membangun kebersamaan dan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya ke depan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berperan dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi PT Semen Indonesia Aceh. Dan, pada bagian akhir surat itu dituliskan bahwa program CSR yang sudah direncanakan ditunda realisasinya hingga adanya keputusan keberlanjutan proyek pembangunan pabrik semen di Aceh.***

Komentar

Loading...