Breaking News

Terkait Proyek Keramba Jaring Apung (KJA) di Sabang

PT. Perinus Serahkan Uang Rp 36 Miliar

PT. Perinus Serahkan Uang Rp 36 Miliar
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, menerima penyerahan sejumlah uang dari PT. Perinus, terkait dugaan kasus korupsi pada proyek Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai (offshore) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Sabang.

Proyek ini dikerjakan tahun 2017 lalu. Penyerahan itu dilakukan di Aula Gedung Kejati Aceh, Lamcot, Darul Imarah, Aceh Besar. Kamis, 19 Juli 2019.

Kepala Kejati (Kajati) Aceh, Irdam SH MH melalui Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH, mengatakan, jumlah uang yang diserahkan PT. Perinus yaitu Rp 36.260.875.000 miliar.

“Uang ini akan dititipkan ke rekening penampungan, yaitu Bank BRI cabang Banda Aceh untuk dijadikan barang bukti,” katanya saat konferensi pers.

Menariknya, Kejaksaan Tinggi Aceh belum menetapkan status dalam kasus ini.

“Itu merupakan itikat baik dari rekanan. Selain itu, merupakan upaya dari penyidik untuk mengembalikan kerugian negara dalam pekara ini,” jawab Munawal.

Pihaknya belum mengetahui jumlah keseluruhan kerugian negara dalam kasus proyek Keramba Jaring Apung (KJA).

“Belum kita ketahui pasti perkiraan potensi kerugiannya. Karena masih dalam tahap penyelidikan,” jelasnya.

Selain itu dia mengatakan, setelah menerima uang tersebut, pihaknya akan langsung menyelengarakan berita acara kepada PT. Perinus. “Kita juga sudah mendapatkan izin penyitaan dengan nomor penetapan 13/pen.pid/2019pn.Bn,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh telah memeriksa 19 tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada proyek Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai (offshore) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Sabang yang dikerjakan tahun 2017 lalu.

Mereka adalah, Pokja dari KKP dua orang, Moh Muhaimin dan Navy Novy Jefrry Watupongoh, Tim Teknis KKP dua orang (Kristian Maikal dan Dadityo Budi), Direktur Utama PT. Perikanan Nusantara (Perinus) M Yana Aditya, Dirut Keuangan Perinus, Henda Tri Retnadi. KPA Satker Direktorat Pakan dan Obat Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si. Bendahara Pengeluaran Satker, Direktorat Pakan dan Obat Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Nurlaela, S.E, Anggota Tim Pelaksana Pengadaan Percontohan Budidaya Laut Lepas Pantai pada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Muaz, dan Karyawan PT. Surveyor Indonesia.***

Komentar

Loading...