Putusan Majelis Hakim PN Meulaboh

PT. Beurata Subur Persada Bayar Penggugat Rp 10,6 Miliar

PT. Beurata Subur Persada Bayar Penggugat Rp 10,6 Miliar
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh Said Hasan SH (ketua), Muhammad Thahir, SH dan T. Latiful, SH (anggota), Kamis (01/03/2018), menghukum PT. Beurata Subur Persada, untuk membayar pada para penggugat Indra Mulliadi, Cut Husen, dan T. Saifullah, senilai Rp 10,6 miliar.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Meulaboh Said Hasan, SH pada media ini, Kamis (01/03) membenarkan putusan tersebut. “Benar akibat dari wanprestasi yang tergugat lakukan menimbulkan kerugian dan kehilangan keuntungan untuk penggugat,” ujarnya.

Dalam perkara tersebut jelas Ketua Pengadilan Negeri Meulaboh itu, antara tergugat dengan penggugat, ada membuat perjanjian. “Dan ada perjanjian yang telah mereka buat bersama,” sebut Said Hasan, SH.

Kuasa hukum penggugat Said Atah pada media ini, Kamis sore (01/03) menngharapkan, putusan majelis hakim tersebut dilaksanakan. “Selaku kuasa hukum berharap dengan adanya putusan majelis hakim pada hari ini terhadap PT. Beurata Subur Persada, dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Agar konflik ini tidak berkepanjangan dan masyarakat sebagai penggugat, keadilan itu dilaksanakan,” ujarnya.

Salah seorang penggugat Indra Muliadi mengatakan. Pihaknya dengan perusahaan ada membuat perjanjian, namun perjanjian pada 2011 ini tidak dilaksanakan.

Berdasarkan eksepsi perusahaan tersebut, melalui kuasa hukum LAW OFFICE SUN SIN, SH., MH. & PARTNER, yaitu Tjang Sun Sin, SH, M.H, Arifach Nurjanah, SH, M. Faisal Rahendra Lubis, SH, M. H dan Daldiri, SH, M.H, terkait perkara Perdata Nomor 18/Pdt.G/2017/PN. MBO, mengatakan. Penggugat tidak mempunyai legal standing/kapasitas hukum mengajukan gugatan a quo. Selain itu, tergugat melalui kuasa hukum dalam eksepsi mengatakan, gugatan para penggugat saling kontradiksi.

Meskipun ada bantahan dari pihak perusahaan, majelis hakim mengabulkan sebahagian gugatan para penggugat terhadap PT. Beurata Subur Persada.

Salah satunya, majelis hakim menyatakan perjanjian yang dibuat antara tergugat dengan penggugat sah. Maka, majelis hakim memutuskan perkara perdata itu, agar tergugat membayar Rp 10, 6 miliar.

Kuasa hukum penggugat Said Atah, mengatakan dari putusan majelis hakim tersebut, pihak tergugat yang dihadiri kuasa hukum M. Faisal Rahendra Lubis, SH, M. H, pihak tergugat masih pikir-pikir terkait putusan majelis hakim tersebut.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...