Pemilihan Rektor UTU 2018-2022

Prof. Jasman Kembali Pimpin UTU Setelah Unggul 90,5 Persen Suara 

Prof. Jasman Kembali Pimpin UTU Setelah Unggul 90,5 Persen Suara 

Meulaboh| Senin (21/05/2018), Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) dipilih secara demokrasi melalui pemungutan suara, di Aula Utama UTU, Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Pemungutan suara secara tertutup yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, berjalan lancar dan aman. 

Pemilihan Rektor UTU yang dilakukan Senat Universitas, hasilnya terpilih Prof. Dr. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA, dengan suara terbanyak, yaitu 19  dari 21 suara sah, sehingga Prof. Jasman unggul 90,5 persen suara.

Ketua Panitia, Dr. Ir. H. Komala Pontas menjelaskan, pemilihan Rektor UTU yang dilakukan Senat Universitas, turut dihadiri utusan dari Menristekdikti  dengan membawa surat kuasa Menteri Ristekdikti guna memberikan suara dalam pemilihan Rektor UTU.

Prof. Jasman mengalahkan kandidat lain, yaitu Dr. T. Ahmad Yani dengan perolehan 2 suara (9,5 persen), dan Dr. Ishak Hasan, M. Si (0 suara). Jumlah total  21 suara sah dari 22 suara  anggota Senat dan suara Menteri, satu abstain.

Dengan rincian, dari anggota Senat Universitas 14 suara, dari Menteri Riset dan Teknologi memberikan 8 suara kepada calon rektor.  

Utusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ani Nurdiani Azizah, SH, M.Si menajabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti), usai pemilihan dan penghitungan suara, menyampaikan rasa syukur karena, kegiatan pemilihan rektor berakhir dengan baik, sukses dan lancar.

“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Jasman yang telah terpilih untuk dapat mengemban amanah selama 4 tahun ke depan,” ucap Ani, Senin (21/05/2018).

Ani mengakui, meskipun UTU masih baru, namun pemilihan rektor dapat berjalan dengan baik dan demokratis, ujar Ani yang disambut tepuk tangan meriah dari anggota senat. 

Sebelumnya Prof. Jasman yang  telah memimpin UTU selama empat tahun (2014-2018), terpilih kembali untuk memimpin Universitas Teuku Umar (UTU)  hingga periode 2018-2022 mendatang.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...