Breaking News

Lelang Proyek Pelabuhan Balohan Sabang 2018

PP Kalah Karena Salah Alamat Surat

PP Kalah Karena Salah Alamat Surat
dok.MODUSACEH.CO
Rubrik

Seperti dugaan banyak pihak, PT Cemerlang Samudra Kontrindo, akhirnya dinyatakan sebagai pemenang tender proyek pembangunan Pelabuhan Balohan Sabang. Sebaliknya, PT. PP dinyatakan kalah, karena salah satu alasannya adalah, salah alamat surat. Begitu mudah dan benarkah ada permainan?

Sabang |  Akhirnya, PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, mengirimkan surat sanggahan atas hasil evaluasi tender pembangunan dan revatalisasi Pelabuhan Penyeberangan Balohan (MYC 2017-2019) dengan anggaran mencapai Rp 221 miliar. Maklum, proyek yang tendernya sempat diulang tersebut, dimenangkan PT. Cemerlang Samudra Kontrindo, milik Petrus, asal Kota Medan, Sumatera Utara.

Kabarnya, Petrus teman dekat Lukman CM, salah satu pengusaha papan atas Aceh yang juga teman atau sohib dekat Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Sementara PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk berada di posisi kedua atau di atas PT. Hutama Karya (PERSERO), posisi ketiga.

Surat sanggahan itu dikirimkan kepada Pokja Konstruksi I ULP Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang, tanggal 16 Mei 2018. Isinya, PT. PP menjelaskan. Terkait, hasil evaluasi tender Pelabuhan Penyeberangan Balohan (MYC 2017-2019) yang menyatakan PT.  PP (Persero) Tbk, setelah dikoreksi aritmatik menjadi penawaran terendah. Namun, ada beberapa alasan teknis lain yaitu; jadwal pelaksanaan tidak mencantumkan volume, bobot pada setiap item pekerjaan, sehingga tidak mengambarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap item pekerjaan.

Jadwal material tidak menyampaikan penggunaan material setiap bulannya, sehingga tidak menggambarkan material yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap item pekerjaan. Termasuk, jadwal penggunaan peralatan juga tidak mencantumkan volume peralatan yang digunakan tiap bulannya, sehingga tidak mengambarkan kebutuhan alat untuk menyelesaikan setiap item pekerjaan. Maka PT. PP (Persero) Tbk, dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugut (tidak lulus).

Nah, atas dasar tersebut, PT PP menyampaikan beberapa pendapat yaitu, format jadwal pelaksaan, jadwal material dan jadwal penggunaan peralatan tidak disediakan secara jelas oleh panitia pada saat pelelangan, sehingga PP membuat format versi sendiri (selengkapnya baca edisi cetak, beredar mulai Senin, 4/6/2018).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...