Positif Sofyan Daud Tinggalkan Tarmizi Karim

Positif Sofyan Daud Tinggalkan Tarmizi Karim
Sofyan Daud saat bertemu Mualem beberapa waktu lalu/Dok. MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Rumor yang sempat beredar bahwa mantan juru bicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Komando Pusat Pase, Sofyan Daud meninggalkan pasangan calon (paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Tarmizi A Karim-T Macksalmina Nomor Urut 1, diakui orang dekat Sofyan Daud, benar adanya.

Informasi itu disampaikan Minggu malam kemarin pada MODUSACEH.CO. "Benar itu, saya jamin informasi ini benar atau A1," kata sumber tadi.

Pengakuan serupa juga pernah disampaikan Afifuddin alias Abu Badawi, mantan Kapolda GAM Wilayah  Aceh Rayeuk, yang juga salah satu orang dekat Adun (panggilan akrab) Sofyan Daud, pada media ini beberapa waktu lalu.

Hanya saja, baik sumber yang tidak mau ditulis namanya itu maupun Abu Badawi, tak dapat memastikan kemana arah dukungan kemudian diberikan Sofyan Daud. "Sabar, mungkin dalam dua hari ini Adun akan menyatakan sikap. Ini penting agar pendukungnya tidak pecah dan binggung," sebut sumber itu.

Kalaupun terbelah. Ada indikasi Adun akan mengarahkan mantan kombatan GAM di Aceh pada dua kandidat, yaitu Mualem dan Irwandi Yusuf. "Hanya dengan kedua kandidat ini, Adun memiliki hubungan emosional," ulas sumber itu.

Ada kabar berhembus, Sofyan Daud merapat kembali ke kubu Irwandi Yusuf. Namun sumber lain menyatakan, kembali dalam jamaah Mualem.

"Secara garis perjuangan dan hubungan emosional, Adun memang lebih dekat dengan Mualem. Sebab, keduanya pernah bersama saat perjuangan dulu dan punya histori yang tidak dimiliki mantan petinggi kombatan GAM lainnya," kata sumber tadi.

Begitupun media ini belum berhasil mengkonfirmasi kepastian itu pada Sofyan Daud. "Itu tidak mungkin disampaikan secara terbuka oleh Adun. Sebab secara etika politik sangat tidak elok. Tapi, Anda bisa mengikuti perjalanannya dalam satu bulan terakhir," ungkap seorang sumber.

Masih kata sumber tersebut, salah satu alasan Adun meninggalkan paslon Tarmizi Karim, karena kurang maksimalnya peran yang diberikan. Maksudnya, Tarmizi lebih memainkan peran melalui relawan. Itu terlihat dari setiap kunjungannya ke kabupaten dan kota, sangat jarang membangun komunikasi dengan elit partai pendukung dan pengusung seperti Partai Golkar, NasDem dan Hanura. Sementara, Ketua DPP Hanura Oesman Sapta Odang, telah memberi sinyal, mendukung Mualem. "Mualem ini sudah seperti adik saya," sebut Oesman Sapta pada wartawan di Jakarta, pekan lalu. Disusul kemudian, pertemuan Ketua DPP NasDem Surya Paloh, yang bertemu Mualem di Jakarta.

Memang lazim terjadi, jelang hari H berbagai bergeseran konstalasi politik terjadi. Misal, Ketua Timses AZAN (Zaini Abdullah-Nasaruddin)  se-Aceh Utara, berbalik arah untuk mendukung paslon Muzakir Manaf-TA Khalid, Nomor Urut 5. Begitu juga di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Lantas, bagaimana dengan Adun? Kita tunggu keterangan resmi.***

Komentar

Loading...