Pasca Kerusuhan LP Lambaro

Polisi Tetapkan Satu Sipir Tersangka dan Amankan 33 Napi

Polisi Tetapkan Satu Sipir Tersangka dan Amankan 33 Napi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. T. Saladin mengatakan, pasca kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro kemarin pagi, aparat Kepolisian dari Mapolda Aceh dan Mapolresta Banda Aceh telah menetapkan satu orang penjaga LP (sipir) sebagai tersangka. Sipir itu  berinisial S. Diduga kuat dia membantu para tahanan dalam membakar LP.

"Ada dua orang sipir yang kita amankan, nyakni S dan M, namun S sudah kita tetapkan sebagai tersangka," tegas T. Saladin pada sejumlah wartawan di LP Kelas II A Banda Aceh, Lambaro, Aceh Besar, Jumat, (5/1/17). (Baca: Mencekam, LP Lambaro Rusuh)

Selain itu, polisi juga telah mengamankan 33 orang napi yang diduga kuat melakukan kerusuhan dalam LP, sehingga seluruh ruang perkantoran di dalam LP terbakar habis. "Kedua sipir tersebut telah diamankan di Mapolda Aceh, guna pemeriksaan intensif. Sementara, 33 orang napi yang ditahan masih dalam pemeriksaan polisi. Ada 14 napi diperiksa di Mapolda Aceh, dan 19 orang diperiksa di Mapolresta Banda Aceh," jelas T. Saladin.

Sementara itu, polisi juga masih terus mendalami keterlibatan Gunawan sebagai provokator, untuk mempengaruhi napi lainnya dalam membuat kericuhan. "Gunawan, bersama dua rekannya ini kita indikasikan sering keluar masuk tahanan, makanya kita mau pindahkan mereka ke LP Tanjung Gusta Medan (Sumatera Utara), mereka tidak mau, maka diprovokasi napi lain," ujarnya. (Baca: Setelah Empat Jam Rusuh, LP Lambaro Berhasil Diamankan)

T. Saladin juga memastikan, tidak ada pemindahan napi ke tempat lain. Karena, keadaan di LP Lambaro sudah aman dan berjalan seperti biasa.

Kepala Lapas Kelas II A Banda Aceh, Endang Lintang Hardiman MH, mengaku terkejut dengan ditemukannya, berbagai fasilitas khusus di dalam LP. Dia juga tidak mengetahui bagaimana cara napi sampai menanam ganja di dalam, padahal LP dijaga sangat ketat oleh sipir. "Kita sedang melakukan penyelidikan, siapa yang terlibat akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya singkat. Ah, janji terus Pak!***

Komentar

Loading...