Polisi Tangkap Enam Pelaku Ilegal Logging

Polisi Tangkap Enam Pelaku Ilegal Logging

Sigli | Kepolisian Resor Pidie kembali meringkus enam pelaku ilegal logging di jalan lintas Kecamatan Tangse-Mane, Jumat (26/7/2019), sekira pukul 02.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi kepada MODUSACEH.CO, Senin (29/7/2019) mengatakan, pada Kamis (25/7/2019), anggota Unit IV Sat Reskrim Polres Pidie yang dipimpin Ipda Hari Haryanto, S Kepala Bagian Operasi (KBO) Sat Reskrim Polres Pidie melakukan patroli. Namun pada jumat (26/7/2019) sekira pukul 02.00 WIB polisi meringkus enam pelaku ilegal logging di kawasan jalan Tangse-Mane. "Mereka kita ringkus karena telah merambah hutan lindung," jelasnya.

Menurut Kasat Reskrim mereka tertangkap tangan sedang mengangkut dan membawa kayu hutan tanpa dokumen yang sah. Artinya mereka sudah melakukan perbuatan melawan hukum dan enam pelaku ilegal logging yang diciduk polisi antara lain, Tgk NL Bin Mustafa (40) warga Mesjid Andeu Kecamatan Mila, YM Bin M Amin (19) warga Blang Jambo Mee Kecamatan Mane, FL Bin M Taleeb (45), MH Bin Amin (50), warga Jambo Mee, HRY Bin M.Nasir (40) warga Gampong Peunalom 1 Kecamatan Tangse dan M.J Bin Agam (40) warga Gampong Pulo Mesjid. "Jadi mereka kita amankan," kata Kasat.

Barang bukti mobil serta batang kayu ilegal yang berhasil disita anggota Sat Reskrim Polres Pidie, pada Jumat (26/7/2019) sekira pukul 02.00 WIB di jalan Tangse-Mane.

 

Masih dengan Kasat Reskrim, pelaku diduga menebang kayu hutan yang kemudian kayu tersebut diangkut dan dibawa pada malam hari. Merkea melakukan hal itu dengan tujuan agar perbuatan para pelaku tidak diketahui polisi. Polisi menyita Barang Bukti (BB) satu unit mobil dum truck berisi kayu hutan, satu unit mobil pick up berisi kayu hutan, kemudian satu unit mesin cainsaw untuk menebang kayu.

Mereka sudah melanggar pasal 82 ayat (1) huruf (b) dan huruf (c) Jo pasal 12 huruf (b) dan huruf (c) Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. "Kita periksa dulu saksi-saksi dan mengintrograsi mereka," ujar Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi.***

Komentar

Loading...