Polisi Diminta Ungkap Pemilik Sabu Sabu 28 Kg di Aceh Timur

Polisi Diminta Ungkap Pemilik Sabu Sabu 28 Kg di Aceh Timur
Ketua LSM Gerakan Masyarakat Partisipatif (GeMPAR) Auzir Fahlevi

Aceh Timur | Pengungkapan dan temuan 28 kilogram narkoba jenis sabu-sabu  di Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (7/3/2019) lalu, oleh jajaran Kepolisian Resort Aceh Timur, diharapkan tidak hanya berhenti pada orang suruhan atau kurir semata, tapi harus menyentuh bandar besarnya atau pemilik barang haram tersebut.

Itu disampaikan Ketua LSM Gerakan Masyarakat Partisipatif (GeMPAR) Auzir Fahlevi kepada MODUSACEH.CO, Sabtu (9/3/2019). Menurut Auzir selama ini yang menjadi sasaran penangkapan hanyalah orang-orang suruhan, sedangkan bandarnya berada pada posisi aman-aman saja.

"Di satu sisi, kami apresiasi atas pengungkapan kasus sabu-sabu tersebut, tapi di sisi lain akan lebih membanggakan jika polisi bisa menemukan aktor utama pemilik sabu-sabu itu," ujarnya.

Baca: Polres Aceh Timur Amankan Tiga Tersangka dan 28 Kilogram Sabu

Ia menambahkan, pihaknya sangat  berharap agar Kapolres Aceh Timur bisa mendorong penyidik Satresnarkoba dapat mengembangkan secara profesional dan transparan, supaya pemilik sabu-sabu itu bisa diungkap dan diseret ke pengadilan.

"Yang jelas kami mendukung sepenuhnya setiap langkah teman-teman kepolisian dalam menangkap siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba," ungkap Ketua LSM GeMPAR.***

Komentar

Loading...