Polisi Berhasil Bekuk Tersangka Peledakan Mobil di Bener Meriah

Polisi Berhasil Bekuk Tersangka Peledakan Mobil di Bener Meriah
MODUSACEH.CO/Irwan Saputra
Banda Aceh | Polres Bener Meriah berhasil menangkap SZ (35) yang diduga otak di balik peledakan mobil dinas milik Mansur, anggota DPRK Bener Meriah. Pelaku berhasil diciduk di rumah pamannya Hendri, anggota TNI yang bertugas di KODIM Aceh Tengah, Kampung Suwaka Damai, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.
 
“Kita berhasil menangkap SZ, dia adalah PNS yang bertugas di Puskesmas Lampahan Timang Gajah, Desa Mekar Ayu Kecamatan, Timang Gajah, Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Kabid Humas Polda Aceh AKBP Goenawan saat konferensi pers, Senin (19/9/2016). Goenawan menjelaskan, kasus peledakan mobil tersebut murni masalah internal keluarga Mansur, antara isteri pertama dan isteri keduanya.

Goenawan mengungkapkan, ihwal kronologis insiden peledakan mobil tersebut. Semua bermula pada Sabtu 17 September 2016 sekira pukul 08.00 WIB. AF (26), warga Idie Rayeuk Aceh Timur berstatus DPO, datang ke rumah kakaknya SZ yang juga isteri kedua Mansur. Dia mengatakan bahwa ia akan mengikuti Aulia, yang merupakan anak Mansur dari isteri pertama, serta akan membalas sakit hati kakaknya, karena ada masalah keluarga yang melibatkan Aulia.

Sekira pukul 09.00 WIB, Mansur (50) menelpon SZ untuk menanyakan kabarnya. Saat berbincang-bincang, SZ menanyakan keberaaan isteri pertama Mansur.  Mansur menjawab, bahwa bahwa isteri pertamanya berada di Bireun dan sedang dalam perjalanan dengan Aulia, sebagai pengendara mobilnya  menuju ke Bener Meriah.

Saat mendapatkan info tersebut, SZ langsung menghubungi adiknya AF dan mengatakan Aulia di Bireun bersama isteri pertama Mansur. “Hingga pada pukul 18.00 WIB  AF kembali ke rumah kakaknya SZ dan kemudian SZ bertanya ‘gimana dik?’ dan dijawab oleh AF, ‘sudah saya lakukan kak dan lihat saja nanti kabarnya,’” cerita Goenawan.

Sekira pukul 20.00 WIB, SZ menghubungi kembali AF untuk menanyakan perkembangan, dan AF menjelaskan bahwa mobil yang dikemudikan Aulia (MD) sudah meledak.

“AF masih DPO, sementara SZ sudah ditangkap di Polres Bener Meriah untuk pengembangan dan proses lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan pasal pembunuhan dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak yaitu Pasal 340 UU Darurat No 12 tahun 1951 junto KUHPidana,” kata Gonawan.*
"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...