Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Plt Gubernur Aceh Jumpai Mahasiswa, Aksi Demontrasi Berakhir

Plt Gubernur Aceh Jumpai Mahasiswa, Aksi Demontrasi Berakhir
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Setelah lama menghindar, akhir Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bertemu ribuan mahasiswa yang sedang berorasi dan aksi demontrasi di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis, (11/4/2019). Nah, didampinggi Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S Djambak, Kepala Staf Kodam (Kasdam) Iskandar Muda, Kajati Aceh dan unsur Forkompinda Aceh lainya, Nova Iriansyah mengatakan dirinya sangat setuju dengan apa yang dilakukan dan perjuangkan para mahasiswa dalam membela rakyat Aceh.

"Saya sangat setuju dengan aksi kawan-kawan hari ini. Dan saya mohon maaf bila ada korban dari unjuk rasa tiga hari yang lalu," ungkapnya. Namun, penyampaian Plt Gubernur Aceh itu disanggah sempat mahasiswa. Mereka kecewa dengan sikap Plt Gubernur Aceh yang baru hari ini menyumpai mahasiswa. Padahal mereka telah melakukan aksi hampir satu tahun.

"Kenapa hari ini bapak baru menyumpai kami, ketika putusan dan rakyat bersama mahasiswa dikalahkan PTUN Jakarta dengan memenangkan PT. EMM," ungkap Ketua Korlap, Murthawali.

Selain itu, Dewan Perwakilan permusyawaratan Rakyat Aceh (DPRA) sebelumnya sudah membentuk dan menolak izin PT. EMM. "Perjuangan ini sudah lama dan delapan bulan yang lalu, hampir satu tahun. Kita tidak ingin ada lagi tumpahan darah, seperti dua hari yang lalu. Kawan-kawan menjadi korban dari Pemerintah Aceh yang tidak peduli dengan rakyat," ungkapnya sambil menanggis.

Seharusnya kata Mutawal, sumber Daya Alam Aceh dikelola oleh Pemerintah Aceh. "Bukan saham dikelola oleh asing. Jika itu terjadi, Aceh cuma dapat akibat. Situs sejarah Cut Nyak dan makam Tgk Bantaqiah serta makam ulama lainnya akan hilang," ungkap Muthawali.

Tak hanya sampai di situ. Dia mengungkapkan, belum lagi bercerita tenyang rakyat Beutong Ateuh yang digusur dan hilang mata pencariannya akibat hasil bumi kaya yang diambil oleh orang asing. "Masyarakat tidak ingin, PT. EMM beroperasi. Jadi, apapun yang bapak katakan tak akan mengubah sejarah. Bapak Nova gagal," sambung Mahasiswa itu sambil disoraki pendemo lainnya.

Kini, aksi demontrasi berakhir setelah Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menandatangani petisi yang diserahkan peserta aksi demontrasi.***

Komentar

Loading...