Beredar Kabar

Plt Gubernur Aceh Batalkan SK Panitia Konggres KNPI Kubu Wahyu

Plt Gubernur Aceh Batalkan SK Panitia Konggres KNPI Kubu Wahyu
Din Gajah
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dikabarkan telah membatalkan Surat Keputusan (SK) Panitia Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang rencananya akan berlangsung di Aceh, pada Desember 2018. SK tersebut atas nama kepengerusan DPD KNPI Aceh, kubu Wahyu Saputra.

Wakil Sekretaris KNPI Aceh kubu Zikrullah Ibna, Nasruddin alias Din Gajah membenarkan kabar tersebut. Dihubungi MODUSACEH.CO melalui saluran telpon, Din Gajah mengaku mendapatkan kabar pembatalan tersebut dari Kadispora Aceh, Darmansyah.

"Benar, Plt Gubernur Aceh sudah membatalkan SK Kepanitiaan Kongres KNPI Aceh. Wahyu Saputra juga sudah tahu. Mungkin dia (Wahyu) malu mengakui," kata Din Gajah menduga, Jumat (23/11/18).

Sepengetahuan Din Gajah, KNPI Aceh kubu Wahyu Saputra akan mengajukan kembali semua persyaratan pada Dispora Aceh guna melaksanakan Kongres KNPI di Aceh.  

Din Gajah mengaku belum mendapatkan SK tersebut, karena dikeluarkan oleh Biro Umum Pemerintah Aceh. Namun, dia mengapresiasi langkah cepat Nova Iriansyah membatalkan SK tersebut guna mempersatukan semua pemuda di Aceh.

“Kita mengucapkan banyak terimakasih pada Pak Nova karena telah melihat secara jernih persoalan ini. Kita harap ke depan, semua pemuda Aceh bersatu dalam melaksankan kongres tersebut,” harap Din Gajah.

Sementara itu, Wahyu Saputra mengaku belum mengetahui terkait pembatalan tersebut. “Itu saya belum tahu. Coba konfirmasi Kadispora Aceh, Darmansyah,” saran Wahyu Saputra.

Sebelumnya, Ketua DPD KNPI Aceh, kubu Wahyu Saputra telah mengajukan semua syarat guna melaksanakan kongres tersebut pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh. Kemudian, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah  mengeluarkan SK Panitia Kongres yang rencananya dilaksankan pada 6-9 Desember 2018. Anggaran kegiatan tersebut berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh dengan total dana mencapai Rp 9,8 miliar. Namun, pengajuan itu ditentang  KNPI Aceh kubu Zikrullah Ibna dan meminta Kadispora Aceh membatalkan acara tersebut karena terdapat dualisme Kepengurusan KNPI Aceh.***  

Komentar

Loading...