Dibalik Pembatalan SK Panitia Kongres KNPI

Plt Gubenur Tak Sesuai Cakap

Plt Gubenur Tak Sesuai Cakap
Foto. Dok. MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengaku, pembatalan Surat Keputusan (SK) Panitia Pelaksana Kongres KNPI XV 2018 di Aceh, karena SK yang beredar belum diberi nomor dan stempel. “Di Pemerintah Aceh, kalau salah prosedur tidak kita benarkan. Itu salah prosedur, SK diedarkan belum diberi nomor dan stempel. Bagi orang lain, mungkin masalah kecil. Tapi, bagi saya bukan. Kita membiasakan diri well manajemen (manajemen baik). Jadi, saya batalkan dulu. Tapi nanti kita SK kan kembali,” tegas Nova Iriansyah, Sabtu malam (24/11/18), usai membukan Musyawarah Besar (Mubes) III, Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA)di Hotel Grand Aceh Syariah Lamdom, Banda Aceh.

Penjelasan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh ini, terkait pertanyaan awak media pers, setelah dia mencabut SK Panitian  Kongres KNPI di Aceh. Itu sebabnya, Plt Gubernur Aceh membenarkan kabar yang beredar, jika dirinya telah membatalkan Surat Keputusan (SK) Panitia Pelaksana Kongres KNPI XV 2018 di Aceh, yang diajukan Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra. Alasanya, SK tersebut belum dibumbuhi nomor surat dan stempel, tapi kadung beredar di publik. Makanya dibatalkan. Namun, dia mengatakan akan menerbitkan kembali SK tersebut.

Sebaliknya, Nova Iriansyah mengaku tetap mendukung pelaksanaan Kongres KNPI di Aceh. Bahkan, dia ingin ketegasan dari DPP KNPI pusat, untuk datang dan bertemu dengan Pemerintah Aceh. “Kita tetap dukung, dan itu kemarin (pembatalan SK) hanya masalah administrasi. Saya tidak mau kalau administrasinya tidak amanah. Itu SK beredar tanpa nomor dan stempel. Saya batalkan dulu yang tidak sah itu. Nanti, saya buat yang tidak ada penyimpangan lagi dan baru diedarkan,”ungkap Nova berulang-ulang.

Selain itu, Nova Iriansyah juga meminta Ketua Panitia Lokal Kongres KNPI yang akan diselenggarakan di Aceh, lansung dipimpin Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra. “Saya minta Wahyu sebagai Ketua KNPI Aceh untuk menjadi ketua lansung dalam kongres nanti dan tidak lagi menunjuk orang lain,” harapnya.

Benarkah pernyataan Nova Iriansyah? Inilah yang jadi soal. Sebab, berdasarkan dokumen yang diperoleh media ini dari jajaran Pemerintah Aceh tertulis. Keputusan Gubernur Aceh, Nomor: 091/1266/2018, tanggal 5 November 2018, dengan jelas menulis; pembentukan panitia daerah,penyelenggara Kongres Pemuda XV di Aceh Tahun 2018. Ini artinya, SK tersebut sudah tertulis nomor serta stempel serta ditandatangani Nova Iriansyah atas nama Gubernur Aceh.

Dalam putusan tersebut juga tertulis, ada tiga dasar yang menjadi pertimbangan, sembilan dasar mengingat, dua dasar memperhatikan dan ada enam dasar untuk memutuskan dan menetapkan.

Salinan surat ini juga disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Inspektur Jenderal Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, masing-masing di Jakarta serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, Inspektur Aceh maupun Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh. Kenapa harus berdalih Pak Plt. Begitu sulitkah untuk berbicara jujur? (selengkapnya baca edisi cetak, beredar Senin (26/11/2018).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...