Datangi Kantor Gubernur Aceh

Peserta Demo Ketua Kadin Aceh Kompak Ikat Kepala dan Tolak Musprov Kadin Aceh

Peserta Demo Ketua Kadin Aceh Kompak Ikat Kepala dan Tolak Musprov Kadin Aceh
Foto: Azhari Usman/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Ratusan peserta aksi dari para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh, mulai berdatangan ke lokasi demo, halaman Kantor Gubernur Aceh, Lingke, Banda Aceh, Selasa (23/10/18).

Peserta yang didominasi kaum laki-laki ini terlihat kompak memakai pengikat kepala dengan kain putih bertuliskan, 'Seve Kadin Aceh'. Mereka juga membawa karton dan spanduk bertuliskan, 'Kadin Aceh Milik Pengusaha Bukan Milik Keluarga,'.

Salain itu, mereka juga membawa alat pengeras suara yang diletakkan dalam mobil pick up yang sudah diparkir di depan peserta. Begitupun, aparat kepolisian dan Satpol PP Aceh terlihat digabungkan berjaga-jaga mengawal peserta aksi.

Kini, peserta aksi sudah mengambil posisi mereka dan membentangkan spanduk secara berbaris. Sementara, orasi sedang disampaikan seorang Pengurus Kadin Aceh, Muhammad Mada.

Sebelumnya, panitia aksi unjuk rasa memastikan menggelar demo Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh di depan Kantor Gubernur Aceh, Lingke, Banda Aceh, Selasa (23/10/18).

Kepastian itu diperoleh, setelah panitia mengantongi izin dari aparat Polisi Resort Kota (Polresta) Banda Aceh.

Surat Tanda Terima Pemberitahuan Nomor: STTP/86/X/YAN.2.2/2018 telah dikeluarkan Polresta Banda Aceh, Senin (22/10/18). Diterangkan, penitia aksi telah memenuhi semua ketentuan tentang pemberitahuan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, sesuai dengan pasal 10 dan pasal 11 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

"Memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan kepada Dewan Pengurus Kadin dan Pengusaha Provinsi Aceh guna melaksanakan unjuk rasa dengan cara orasi,” tulis Kasat Interkam Polresta Banda Aceh, AKP. Hyrowo, S.IK.

Surat itu juga menerangkan bahwa, nama penanggungjawab adalah Ir. Muhammad Iqbal, dengan Koordinator Lapangan (Korlap), Almudassir. Jumlah peserta kurang lebih 200 orang dengan alat peraga berupa TOA, spanduk dan karton, menuntut kepada Kadin Indonesia menghentikan musyawarah Provinsi Kadin Aceh dan meminta Kadin Indonesia menunjuk Caretaker Kadin Aceh.

Sekedar mengulang, Pengurus Kadin Aceh, Jumat (28/9/2018) malam, menduduki Kantor Kadin Aceh atau Balai Saudagar yang berada di Jalan Makam Pahlawan, Ateuh Pahlawan, Banda Aceh.

Pendudukan kantor itu merupakan ekses dari perseteruan antara Ketua Kadin Aceh, Firmandez dengan pengurusnya. Sehingga pengurus menduduki kantor itu untuk mengumpulkan semua pengurus yang selama ini terpencar-pencar dan meminta Firmandez untuk meletakkan jabatan karena dianggab tak lagi mengurus organisasi pengusaha itu.

Lantas, Firmandez tetap keukeh dan tak mau meletakkan jabatan begitu saja. Dia mengaku akan mengelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VI yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 17 November 2018 di Banda Aceh. Dia meminta siapa pun yang ingin menjadi ketua umum untuk mendaftar.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...