Breaking News

Peringati Hari Narkotika Internasional, 110 Kg Ganja Kering Dimusnahkan di Aceh

Peringati Hari Narkotika Internasional, 110 Kg Ganja Kering Dimusnahkan di Aceh
Pesmushanan 110 Kg Ganja di Aceh (Foto: Rayful/Okezone)
Penulis
Rubrik
Sumber
okezone.com

BANDA ACEH | Sebanyak 110 kilogram ganja kering dan 2,3 kilogram sabu dimusnahkan di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (13/7/2017). Pemusnahan narkoba dilakukan usai upacara peringatan hari narkotika dunia bersama seluruh elemen terkait termasuk TNI Polri dan BNN Provinsi Aceh. Barang bukti tersebut ditemukan setelah petugas BNN menghentikan peredaran narkoba beberapa waktu lalu di wilayah Aceh.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Eldi Azwar menyebut saat ini Aceh masih menjadi dilayah transit dalam peredaran narkoba. Disamping itu, pihaknya juga akan menekankan angka pemintaan dan memperkecil jumlah penawaran yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab.

“Pengguna (narkoba) 2 persen per tahun dari jumlah penduduk. Ini kita peroleh dari masyarakat. Laporan dari polres yang nangkap,” kata Eldi Azwar kepada wartawan di halaman Kantor Gubernur Aceh.

Eldi menilai dengan Aceh sebagai daerah yang berdekatan dengan negara lain, menjadikan Aceh sebagai wilayah transit narkoba. Apalagi jalur laut, petugas BNN telah menandai lokasi-lokasi rawan peredaran narkoba dari pelabuhan-pelabuhan ilegal. Ia menyebut beberapa daerah yang dianggap rawan sebagai titik awal transit narkoba jalur laut, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Lhokseumawe dan Bireuen. Pihaknya juga telah melaporkan pada Kepala BNN Pusat, Budi Waseso agar memberikan fasilitas memadai menghalau peredaran di wilayah itu.

“Sudah ada kerjasama di perbatasan, di Polres, Kodim dan aparat terkait serta Bea Cukai. Ada patroli laut kita lakukan untuk mencegah masuknya narkoba. Kita juga bekerjasa sama dengan Panglima Laot untuk membantu melaporkan dan mencegah peredaran narkoba di wilayah laut,” sebutnya.***

Komentar

Loading...