Breaking News

Sahuti Laporan Forkab Aceh

Penyidik Ditreskrimum Polda Aceh Panggil Staf Komisi I DPRA Sebagai Saksi

Penyidik Ditreskrimum Polda Aceh Panggil Staf Komisi I DPRA Sebagai Saksi
Surat pemanggilan terhadap Lena Mardhiah (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh

Banda Aceh | Tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dtireskrimum) Polda Aceh memanggil Lena Mardhiah, staf Komisi I DPR Aceh sebagai saksi, terkait aksi demontrasi di Gedung DPR Aceh, 15 Agustus 2019 lalu di Banda Aceh.

“Sehubungan dengan rujukan di atas, diberitahukan kepada saudara bahwa Ditreskrimum Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan Tindak Pidana Percobaan Merendahkan Kehormatan Bendera dan Lambang Negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 , UU 24 Tahun 2009, tentang bendera, bahasa, lambang serta Lagu Kebangsaan,” tulis surat panggilan, Nomor: B/454/VIII/RES.1.24/2019/Ditreskrimum, tanggal 21 Agustus 2019.

Surat perihal undangan klarifikasi ini ditandatangani Kompol Muliadi SH, M.H, Kasubdit II/Harda Bangtah, selaku penyidik. Permintaan keterangan ini, sesuai laporan  Polisi Nomor: LP/141/VIII/YAN.2.5/2019/SKT, tanggal 19 Agustus 2019, yang dilakukan Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani, terkait peristiwa  di depan Kantor DPR Aceh, Jl. Tgk Daud Beureueh, Kuta Alam, Banda Aceh.

“Demi kelancaran proses penyelidikan, dimohon kepada saudara untuk dapat hadir menemui Panit I Subdit II/Harda Bangtah Iptu Wilda Lubis, SH, hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB, Ruangan Subdit II/Bangtah Ditreskrimum Polda Aceh,” tulis surat tersebut.

20190821-surat-polem

Sebelumnya atau Senin, 19 Agustus 2019 lalu, Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh resmi melaporkan anggota DPRA, Azhari Cagee ke Polda Aceh. Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani mengatakan tindak pidana yang dilaporkan itu yakni Pasal 56 UU 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebanggsaan. Krn di duga mengupayakan mngibarkan bendera bintang bulan dan upaya menurunkan bendera merah Putih di gedung DPRA.

Dalam laporan polisi itu, Polem menjelaskan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa diduga dikoordinir Azhari Cage. Pasalnya unjuk rasa itu tidak mempunyai izin dari pihak berwenang. "Dengan kejadian itu kami merasa keberatan dan menuntut para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami menduga Azhari Cagee terlibat dalam aksi itu, dan ini seperti sengaja disetting sehingga berakhir dengan kericuhan," ujar Polem.

Menurut Polem, Azhari Cagee telah memprovokasi mahasiswa sebagai kaum intelektual Aceh yang merupakan harapan generasi penerus bangsa adalah tindakan perusak perdamaian Aceh, yang sudah berjalan 14 tahun.

"Azhari Cagee diduga mentransfer spirit perlawanan mahasiswa terhadap pemerintahan yang sah, mengingat Qanun Bendera Bulan Bintang telah dibatalkan dan sudah diajukan bendera Aceh dalam versi lain," ungkapnya.

Masih kata Polem. "Tindakan Azhari Cagee dalam hal memberikan perlindungan terhadap mahasiswa atas pengibaran bendera bulan bintang di DPRA adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar PP 77 tahun 2007," tegasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada Polda Aceh mengusut semua dana aspirasi Azhari Cagee yang menurut informasi diduga terjadi sejumlah penyimpangan dan disinyalir mengalir ke mahasiwa lewat beasiswa yang diberikan. Dan bahkan diduga mengalir ke aksi demo penaikkan bendera bulan bintang sebagai bentuk penyimpangan untuk melawan pemerintah yang sah.

"Kami mendesak Kapolda Aceh untuk mengapresasi sikap tegas jajaran Poltabes Banda Aceh yang berhasil menghalangi aksi demo pengibaran bendera bulan bintang itu, artinya jangan sampai kasus ini digiring untuk memojokkan pihak kepolisian yang seakan-akan bersalah saat bertindak di lapangan," ujarnya.

Ia juga menduga kasus ini sengaja dikompori oleh Azhari Cagee untuk menutupi keterlibatannya dalam aksi yang berlangsung ricuh itu. "Kami siap membela kebenaran dan tidak takut berhadapan dengan siapapun demi penegakan hukum di Aceh," tegasnya.***

Komentar

Loading...