Breaking News

Pengurus Partai Aceh Ini Dukung Mawardi-Waled Husaini

Pengurus Partai Aceh Ini Dukung Mawardi-Waled Husaini
JANTHO | Kendati Partai Aceh telah mantap mengusung pasangan Saifuddin Yahya (Pak Cek)- Juanda Djamal pada Pilkada 2017, namun salah seorang pengurus Partai Aceh di Aceh Besar justru  mendukung Mawardi Ali-Tgk Husaini, pasangan yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan gabungan  sembilan partai politik lainnya.

Pengurus Partai Aceh itu adalah Mulyadi, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRK Aceh  Besar Periode 2009-2014.

Mengapa malah mendukung calon dari partai orang? "Pertama karena saya ini politisi," katanya saat bincang-bincang dengan MODUSACEH.CO, Kamis malam (8/9/2016) di Ring Road Coffee, Banda Aceh.

Menurut Mulyadi, tujuannya berpolitik adalah untuk membangun daerah atau mensejahterakan daerah. Namun, di tempat dia bernaung saat ini (Partai Aceh), Mulyadi tidak menemukan tujuan politik itu. "Saya tahu persis soal ini. Pasangan yang diusung partai saya, tidak bisa diharapkan untuk memperbaiki Aceh Besar ke depan," katanya.

Itulah sebanya, kata Mulyadi, dia harus menempuh cara lain demi kepentingan publik. "Dan saya mendapatkan semangat perubahan untuk Aceh Besar itu ada pada pasangan Mawardi Ali-Waled Husaini. Keduanya lebih matang dan kami optimis  bisa membawa Aceh Besar ke arah yang lebih baik," katanya.

Menurut Mulyadi, Mawardi Ali besar dan tumbuh dalam masyarakat. Dia sudah sangat matang dalam berpolitik dan mengetahui semua seluk beluk persoalan yang masih membelit Aceh Besar. Mawardi juga memiliki latar belakang pendidikan serta sarat pengalaman.

Mawardi, sudah menjabat dua periode sebagai anggota DPRK Aceh Besar, tentu sudah terbiasa mengawasi jalannya roda pemerintahan.  Hal ini diyakini sangat berguna untuk sebagai bekal mengelola pemerintahan daerah untuk kepentingan publik. Kemudian, kematangan tersebut juga didukung dengan pengalaman, usia dan jam terbang. "Saat ini beliau juga sebagai salah seorang anggota DPRA," katanya.

Waled Husaini juga bukan orang sembarangan. Ulama yang satu ini sudah lama dikenal sebagai tokoh Aceh Besar. Waled Husaini sangat memahami karakter orang yang ada di Aceh Besar.  "Beliau juga sosok ulama yang benar-benar berfikir untuk kemaslahatan umat dan kebaikan masyarakat Aceh Besar," jawabnya.

Di samping itu, Tgk Husaini juga sudah sangat berpengalaman dalam politik. Saat ini, Tgk Husaini duduk sebagai anggota legislatif Aceh Besar untuk periode kedua. "Saya mengatakan, tidak ada yang lebih baik dari kombinasi kedua tokoh ini di Aceh Besar. Pasangan ulama dan umara," katanya.

Mulyadi mengaku belum ada konsekuensi yang diterima dari Partai Aceh terkait keputusan politiknya yang keluar dari jalur itu. "Cuma kandidatnya saja kalau ketemu saya, tidak bicara lagi. Dari segi kepartaian, Saya tidak pernah dipanggil, ditegur dan tidak diberikan surat pemecatan," katanya.*

Komentar

Loading...