Pengguna Narkoba di Aceh Capai 60 Ribu Lebih, Kok Bisa?

Pengguna Narkoba di Aceh Capai 60 Ribu Lebih, Kok Bisa?
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh 02

Banda Aceh | Kepala Kesatuan Bidang Politik (Kesbangpol) Aceh, Mahdi Effendi, mengatakan, hingga tahun 2017, pengguna narkoba di Aceh mencapai 60 ribu lebih. "Itu setara nomor delapan tingkat nasional. Kalau narkoba jenis ganja, nomor wahid di Indonesia," ujar Mahdi dalam sambutannya pada seminar anti narkoba di Hotel Oasis, Lueng Bata, Banda Aceh, Senin, (4/9/2017).

Lanjut Mahdi, untuk saat ini, Aceh merupakan produsen ganja terbesar di Indonesia. Dan, di tingkat negara-negara ASEAN bisa mengalahkan negara Thailand yang dulunya dikenal sebagai salah satu negara lumbung ganja di dunia. "Bagi yang sudah terkena narkoba, harus secepatnya direhabilitasi," tegas Mahdi.

Untuk itu, Mahdi meminta seluruh elemen masyarakat menjaga keluarga dan lingkungan dari cengkraman narkoba yang kian menghawatirkan. "Partisipasi mahasiswa juga bisa mencegah dan memberantas narkotika secara masif dan komprehensif," pinta Mahdi.

Adapun seminar Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dihadiri 120 orang, dari pemuda, mahasiswa, dan pelajar tingkat SLTA. Di akhir acara, peserta melakukan tes urin yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh.***

Komentar

Loading...