Breaking News

Pengamat Ekonomi Rustam Effendi : Musrenbang Aceh Hanya Ajang Seremonial

Pengamat Ekonomi Rustam Effendi : Musrenbang Aceh Hanya Ajang Seremonial
(Azhari Usman/modusaceh.co)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pengamat ekonomi Aceh Rustam Effendi, ME.con menilai. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang baru-baru ini diadakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, untuk menyaring aspirasi kabupaten/Kota dalam perencanaan pembangunan hanya sebagai ajang seremonial saja. "Musrenbang itu hanya seremonial, toh yang dilaksanakan tidak sesuai dengan yang direncanakan," kritik Rustam saat di wawancarai MODUSACEH.CO, di Darussalam, Banda Aceh, Selasa (18/04/17).

Sambung Rustam, pelaksana Musrenbang hanya dilaksanakan karena telah diamanahkan dalam Undang-Undang, dimana disebutkan Musrenbang merupakan, wadah tertinggi dalam penyaringan aspirasi dalam perencanaan pembangunan. Namun faktanya, pelaksanaannya tetap tidak akan mengacu pada perencanaan yang telah dihasilkan dalam Musrenbang tersebut.

"Yang dibuat itu bagus, tapi Musrenbang inikan akal-akalan saja, padahal dalam Undang-undang disebutkan sebagai wadah tertinggi dalam perencanaan pembangunan. Seharusnya apapun yang dihasilkan dalam Musrenbang, kunci terus tidak boleh dikutak katik lagi, namun setelah itukan berubah lagi", ungkap dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah itu.

Masih kata Rustam, kehilangan komitmen oleh pejabat pembuat kebijakan, menjadi salah satu sebab program yang dihasilkan dalam Musrenbang bisa berubah. Ia melihat Musrenbang hanya main-main saja, ditambah lagi usulan perencanaan kabupaten/kota yang belum tentu tepat sasaran, menambah penilaian Musrenbang hanya main-main saja.

"Komitmen itu hilang, dan  perencanaan juga tidak tepat sasaran, karena salah dalam perencanaan, maka selamanya masyarakat Aceh hanya akan bergelut dengan kemiskinan", tegas putra Lhokseumawe itu.***

Komentar

Loading...