Breaking News

Terkait Rentetan Bom Gereja di Surabaya

Pemuka Agama Kristen, Idaman Sembiring: Kami Merasa Aman Beribadah di Aceh

Pemuka Agama Kristen, Idaman Sembiring: Kami Merasa Aman Beribadah di Aceh
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Umat Kristiani di Aceh memastikan tidak terpengaruh dengan dugaan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. "Kita disini (Aceh) masih merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah. Saya percaya warga Aceh sangat toleran dan menjaga kami di sini, ditambah lagi pengamanan yang dilakukan aparat keamanan," ungkap pemuka agama Kristen di Aceh, Idaman Sembiring dalam acara Forum  Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Banda Aceh, Senin (14/5/18).

Pada awak media pers, Idaman Sembiring meminta umat Kristiani di Aceh tidak takut, dan terprovokasi dengan aksi tersebut serta berharap melaksanakan aktivitas keagamaan seperti biasa. "Tidak ada konflik beragama. Ini, murni kriminal, dan kami meminta aparat keamanan untuk bertindak, dan pemerintah harus bersinergi mengungkap aktor dibalik kejadian pengeboman itu," harap Idaman dihadapan pemuka agama lain.

20180514-47b1d2f5-3303-4b2b-9c4c-0f04b9618f89

                                                                                              Idaman Sembiring

Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh lintas agama yang hadir mengeluarkan himbauan, diantaranya: mengajak seluruh pemuka agama, tokoh agama, pimpinan ormas keagamaan dan seluruh umat beragama di Aceh, untuk terus memelihara kerukunan umat beragama yang telah terjalin dengan baik selama ini di Aceh. "Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Aceh adalah masyarakat yang berbudaya, egaliter, religius dan sangat menghormati perbedaan dalam beragama dan keberagaman," harap Ketua FKUB, H. Zainuddin Ahmad.

Katanya, FKUB dan seluruh umat beragama di Aceh, sangat menyesalkan dan ikut prihatin atas peristiwa ledakan bom pada sejumlah tempat ibadah gereja di Surabaya, yang terjadi kemarin, Minggu pagi. FKUB ikut berduka atas jatuhnya korban yang meninggal dunia, dan yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

"FKUB Aceh mengharapkan kepada umat beragama di Aceh, khususnya untuk tenang dan tetap waspada menghadapi setiap kejadian yang bertujuan untuk mengganggu kerukunan umat beragama di Indonesia. Menyambut bulan suci Ramadhan 2018 seluruh pemuka agama dan tokoh agama lintas agama yang bergabung dalam FKUB Aceh, Islam Kristen, Katolik, Budha, dan Hindu yang hadir ini mengimbau seluruh umat beragama di Aceh, untuk senantiasa menjaga kehidupan sosial yang sejuk damai dan rukun, di tengah umat dengan tetap mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," harapnya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...