Breaking News

Pemprov Aceh Terima Info 64 WNI Termasuk Warganya Ditahan di Malaysia

Pemprov Aceh Terima Info 64 WNI Termasuk Warganya Ditahan di Malaysia
IST
Penulis
Rubrik
Sumber
detik.com

Banda Aceh | Sebanyak 64 warga negara Indonesia ditangkap di Port Klang, Malaysia. Mereka dibekuk saat tengah pulang ke Tanah Air menggunakan boat dan tanpa dokumen sah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh detikcom, dari 64 WNI tersebut, sebagian besar berasal dari Tanah Rencong. Pemerintah Aceh saat ini masih menunggu data terperinci dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. Pasalnya, hanya pihak KBRI yang diperbolehkan bertemu dengan mereka yang ditahan.

Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin mengatakan jumlah warga yang ditahan pihak Malaysia seluruhnya berjumlah 68 orang. Empat orang di antaranya merupakan awak kapal, sisanya warga Indonesia.

"Tapi kita belum diberi data terperinci dan alamat mereka, jadi belum tahu berapa jumlah warga Aceh. Mereka yang ditangkap semua WNI," kata Mulyadi saat dikonfirmasi detikcom di sela-sela kegiatan Tarik Pukat di Kampung Jawa, Banda Aceh, Aceh, Senin (8/5/2017).

Baca juga : Masyarakat Lhoknga Minta Manegemen Semen Holcim Pekerjakan Warga Sekitar


Para WNI ini ditangkap pihak Malaysia pada Selasa (2/5). Saat itu mereka berangkat dari Malaysia dengan tujuan Indonesia menggunakan sebuah boat. Petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia DM 4 Selangor yang curiga melakukan pemeriksaan.

Ketika digeledah, di dalam boat ternyata berisi WNI yang hendak pulang kampung. Mereka tidak memiliki dokumen yang sah. Setelah dibekuk di tengah laut, mereka semua diboyong ke darat dan ditahan di penjara Port Klang, Malaysia.

"Mereka ditangkap di Port Klang saat pulang lewat jalur tidak resmi," jelas Mulyadi.

Pemerintah Aceh belum memperoleh informasi ke pelabuhan mana tujuan mereka saat tiba di Indonesia. Pasalnya, belum ada tahanan yang boleh ditemui.

"Mungkin nanti kalau sudah bisa dijumpai, baru kita tahu tujuan mereka ke pelabuhan mana," ungkap Mulyadi.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...