Breaking News

Expo Lingkungan Hidup 2018 

Pemko Banda Aceh Gelar Daur Ulang Sampah

Pemko Banda Aceh Gelar Daur Ulang Sampah
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh/NM

Banda Aceh | Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menyelenggarakan Lingkungan Hidup Expo 2018 bertema: "Ayo Kita Kurangi Penggunaan Plastik" di Taman Bustanusssalatin (Taman Sari), Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa, (09/10/2018).

Kegiatan ini berlangsung tiga hari (9-11 Oktober 2018), dilaksanakan Pemko Banda Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh. Direncanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya.

Lingkungan Hidup Expo 2018 dirancang sebagai sarana informasi, sosialisasi, edukasi, promosi, inovasi dan produksi kreatif kepada masyarakat. Expo ini menjadi media  untuk mengenalkan produk daur ulang sampah yang dihasilkan kelompok masyarakat. Selain itu, menjadi arena sosialisasi tentang pengelolaan lingkungan serta dapat meningkatkan  pemahaman tentang lingkungan bagi siswa/siswi, mahasiswa dan ASN Kota Banda Aceh sehingga dapat mewujudkn masyarakat peduli lingkungan.

“Banda Aceh peduli lingkungan akan terwujud jika kita memiliki komitmen dan melakukan langkah sinergi berkelanjutan, kita wujudkan Banda Aceh bersih sampah, kita kurangi pemakaian sampah plastik dari kita, kita wujudkan budaya lingkungan yang bersih, indah dan nyaman. Dan kita jadikan Banda Aceh bebas sampah 2025,” ujar Kepala DLHK3 Kota Banda Aceh, Drs. T. Samsuar, M.Si.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Ir. Bahagia SE  mengatakan. Tema Expo Ayo Kita Kurangi Penggunaan Plastik, menginggatkan bahwa polusi plastik saat ini telah menjadi ancaman  terhadap lingkungan. Banyak plastik yang tidak dibuang pada tempat sampah tetapi malah berakhir di lautan, yang ternyata dapat membunuh jutaan burung laut dan ratusan ribu mamalia laut setiap tahun.

Dia menyarankan kepada masyarakat untuk saling menjaga Kota Banda Aceh agar lingkungan hidup bersih. "Sampah adalah masalah kita sekarang karena semakin hari kian bertambah, maka perlu kesadaran dari masyarakat dalam mengurangi sampah. Pemerintah akan melakukan sosialisasi pada masyarakat, ini adalah bentuk dari sosialisasi agar masyarakat paham, pemerintah kota sudah mulai kewalahan, semoga masalah sampah ini dapat ditangani," ujarnya.

Karena itu berupaya membuat proyek-proyek di gampong seperti serois (tidak ada sampah) dan disarankan sampah plastik untuk dijual kembali dan organik untuk didaur ulang menjadi bahan bekas lainnya. Acara ini akan dimeriahkan beberapa perlombaan, yaitu:

  1. Lomba Sekolah dan Dayah Adiwiyata 2018
  2. Lomba Paduan Suara Mars Kebersihan Kota Banda Aceh,diikuti 103 sekolah (56 sekolah  SD/MI,26 sekolah SMP/MTs dan sekolah tingkat SMA/MA).
  3. Lomba Cerdas Cermat Tingkat Instansi, Diikuti 29 SKPK se-Kota Banda Aceh
  4. Lomba Inovasi Teknologi Pengelolaan Sampah Tingkat Mahasiswa, Diikuti 3 Peserta
  5. Lomba Essay Lingkungan Tingkat SMA/SMK/MA, diikuti 18 Peserta
  6. Lomba Stand Pameran Daur Ulang Tingkat Gampong, Diikuti 7 Fampong Binaan Daur Ulang Sampah Kota Banda Aceh
  7. Lomba Sekolah Bersih Tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK
  8. Penghargaan Kepada Pekerja/Kader Terbaik 2018
  9. Penghargaan Kepada Pekerja Hariaan Lanjut Usia (pensiun). Pengumuman aneka lomba ini akan disampaikan, Kamis, 11 Oktober 2018, dengan total hadiah seratusan juta lebih.***

 

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...