Terkait Pemindahan Gunawan Abdul Aziz ke Nusakambangan

Agus Toyib: Itu Hak Kemenkumham RI

Agus Toyib: Itu Hak Kemenkumham RI
Kepolisian berpatroli diarea Lapas Klas II A Banda Aceh di Lambaro. (Foto: viva.co.id)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Terkait pengaduan Nikmaturizza, istri Gunawan Abdul Aziz, seorang narapidana di Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas IIA Banda Aceh, yang mempertanyakan pemindahan suaminya ke Nusakambangan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh, Agus Toyib angkat bicara.

Kata Agus Toyib, pemindahan napi atas nama Gunawan Abdul Aziz merupakan kebijakan dari pusat. Keputusan itu diambil dari hasil laporan kasus kejadian kerusuhan di Lapas Lambaro, Januari 2018. Selain itu, terkait pelarian 113 napi di Lapas Lambaro, November 2018. Diduga, Gunawan Abdul Aziz ikut memprovokasi sejumlah napi lainnya yang berujug kericuhan. Gunawan Agus merupakan narapidana yang terjerat kasus narkoba.

“Memang Kemenkumham RI (pusat) memiliki kewenangan untuk membuat keputusan demikian. Program pemindahan sudah lama direncanakan. Waktu itu sedang dalam pengembangan pihak kepolisian, sehingga baru telaksana sekarang,” tegasnya pada wartawan MODUSACEH.CO, di kantor Kemenkumham Aceh, Jalan. T. Nyak Arief, Jeulingke, Syiah Kuala, Banda Aceh. Senin (7/1/18).

Dia mengatakan, semua narapidana yang berada di LP bisa dipindahkan kemana dan kapan saja. Dan itu dilakukan tanpa harus memberi tahu kepada keluarga tersangka. “Kemenkumhan RI punya hak untuk memindahkan narapidana. Namun, tetap akan dikabarkan setelah pemindahan dilakukan. Itu prosedurnya,” jelas Agus. 

Selain itu Agus mengatakan, sebelumnya dia telah diberi laporan oleh LP Klas IIA Banda Aceh untuk melakukan pemindahan Gunawan Abdul Aziz ke LP Klas IIA Binjai. “Tapi kemudian kita dapat info, ternyata sudah di Nusakambangan dan masuk ke ranah pusat,” jelasnya.

“Sebenarnya untuk keluarganya pun sudah kita beritahu atas pemindahan Gunawan Abdul Aziz. Dan memang benar napi itu berada di sana,” ujarnya.***

Komentar

Loading...