Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Pemilik dan Pengirim Ganja Via Kantor Pos Diringkus di Aceh Besar

Pemilik dan Pengirim Ganja Via Kantor Pos Diringkus di Aceh Besar
ist

Banda Aceh | Petugas Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh meringkus pemilik bersama pelaku pengiriman ganja via Kantor Pos dan jasa pengiriman barang JNE masing-masing seberat 50 kilogram (Kg) dan 20 Kg. Keduanya ditangkap dua tempat terpisah di Aceh Besar, Aceh, Selasa (5/2/2019).

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasat Narkoba, AKP. Budi Nasuha, SH membeberkan. Penangkapan itu berdasarkan penyelidikan dan pengembangan  temuan tas beruapa Barang Bukti (BB) narkotika jenis ganja sebanyak 50 bal pada Minggu, 20 Januari 2018 sekira pukul 13.00 WIB, di Kargo Bandara Sultan Iskandar Muda Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar yang di kirimkan menggunakan jasa pengiriman Pos Indonesia.

Selain itu, petugas juga melakukan penyelidikan pengembangan atas di temukan BB ganja sebanyak 22 bal pada hari Senin, 20 Februari 2019 sekira pukul 11.00 WIB, yang dikirim tersangka melalui jasa pengiriman JNE. Berdasarkan pengembangan tersebut, petugas berhasil meringkus tersangka pertama bernisial E (37)  di kediamannya, Gampong Weusiteh Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Selasa (5/2/2019).

Menurut Budi Nasuha, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku bahwa semua barang bukti tersebut diperoleh dari tersangka berinisial M alias Cut Lem (39). Itu sebabnya, dihari itu juga, petugas langsung menciduk Cut Lem di sebuah warung kopi, Gampong Piyeung Mon Ara, Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

“Tersangka Cut Lem mengaku BB tersebut (ganja) merupakan miliknya dan ditanam sendiri serta di panen di pegunungan Cot Sibate Montasik, Aceh Besar. Keduanya berserta BB seberat 70 Kg sudah kita amankan di Mapolresta Banda Aceh guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Budi Nasuha pada awak media pers, Rabu (6/2/2019).

Budi Nasuha menjelaskan. Menurut pengakuannya tersangka E, ganja tersebut diperoleh dari tersangka Cut Lem akan dikirimkan ke Jakarta melalui Jasa pengiriman Pos Indonesia dan JNE. Tersangka E menerima ganja sebanyak 72 bal dari Cut Lem pada Kamis, 17 Januari 2019 sekira pukul 19.00 WIB, di Kecamtan Montasik, Aceh Besar. E menerima imbalan sebesar Rp 4 juta untuk mengirim barang haram tersebut.

“Cut Lem ada menjanjikan uang sejumlah Rp 10 juta pada E apabila barang bukti ganja tersebut berhasil sampai ke tujuan Jakarta. Namun, semua bisa kita gagalkan,” ungkap mantan Kasat  Reskrim Polres Lhokseumawe ini.***

Komentar

Loading...