Pemerintah Diminta Kaji Ulang Larangan Bantuan Klub Bola

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Larangan Bantuan Klub Bola
Anggota DPRK Pidie, Teuku Saifullah TS

Sigli | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Pidie meminta pemerintah setempat untuk mengkaji kembali aturan larangan bantuan dana hibah untuk klub sepak bola. Dari beberapa regulasi menyatakan bahwa pemerintah tidak dibenarkan membantu klub sepak bola yang sudah profesional. Namun untuk klub yang berada di Liga 3 masih bisa dibantu.

Pendapat itu dikatakan anggota DPRK Pidie, Teuku Saifullah. TS, kepada MODUSACEH.CO, Minggu (28/7/2019). Sejauh ini kata TS sapaan akrab buat Teuku Saifullah TS, Presiden Jokowi pernah mengeluarkan pernyataan di salah satu media nasional. Untuk klub di level bawah atau tingkat Liga 3, seperti Persatuan Sepak Bola Aceh Pidie, (PSAP) Sigli dan Persatuan Sepak Bola Indonesia Mutiara (Persimura) Pidie. "Jadi saya pikir dibenarkan pemerintah untuk membiayai olah raga sepak bola sebagai bentuk pembinaan," jelasnya.

Lanjut TS, memang ada larangan bantuan hibah untuk klub sepak bola di Indonesia. Tapi bagi klub yang profesional seperti Persiraja Banda Aceh. Kalau PSAP dan Persimura masih amatiran, sehingga dibenarkan untuk dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK), tentu saja ada mekanismenya, sehingga tidak menabrak aturan. "Ini masih bisa dilakukan pemerintah daerah," ungkap TS yang juga Ketua Umum Persimura Pidie.

Disarankan Pemkab Pidie lebih peka terhadap aturan, jika merasa ragu-ragu langsug membuka aturan yang berlaku. Artinya sepak bola merupakan olah raga hiburan bagi rakyat dan perlu mendapat pembinaan dari pemerintah. "Saya sudah sampaikan saat pembahasan Rencana Anggaran pendapatan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P). "Mudah-mudah pemerintah sudah paham dengan regulasi tersebut," pintanya.***

Komentar

Loading...