Terkait Perusakan Kantor MODUS ACEH

Pelaku Tidak Senang MODUS ACEH Beritakan Ketua DPD Golkar, TM. Nurlif Mantan Koruptor  

Pelaku Tidak Senang MODUS ACEH Beritakan Ketua DPD Golkar, TM. Nurlif Mantan Koruptor  
ist
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Ismayadi (39), pelaku perusakan Kantor Redaksi MODUS ACEH, dan Majalah INSPIRATOR serta MODUSACEH.CO mengaku motif perusakan tersebut, karena pelaku tidak senang dengan pemberitaan yang diterbitkan media tersebut, terkait status mantan koruptor Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh, TM. Nurlif.

“Setelah pelaku diamankan Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, pelaku dimintai keterangan dan adapun keterangan awal yang disampaikan adalah, pelaku merasa tidak senang dengan pemberitaan yang di beritakan Tabloid MODUS ACEH terhadap politisi Golkar,  TM. Nurlif, SE,” jelas sumber media ini di Polresta Banda Aceh, Rabu (12/9/18).

Pada penyidik, pelaku mengaku mendatangi kantor tersebut sekira pukul 23.30 WIB. Pelaku langsung menghampiri jendela kaca dan menghancurkan dengan kayu yang ada disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Menurut pelaku, pintu kantor tidak dikunci dan pelaku langsung masuk ke dalam. Dia juga membawa tongkat serta menggunakan kayu yang ada di TKP dengan melakukan perusakan dengan memecahkan kaca jendela depan dan merusak semua barang barang dan arsip milik kantor,” ungkap sumber tadi.

Sebelumnya, Kantor Redaksi MODUS ACEH, Majalah INSPIRATOR dan MODUSACEH.CO diserang pria berpakaian Pemuda Pancasila (PP), di jalan T. Iskandar, Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Selasa (11/9/18) sekira pukul 23.00 WIB malam.

Akibat serangan tersebut, pintu kaca dan jendela depan hancur berantakan. Sehingga, pecahan kaca berserakan di lantai. Begitu juga, beberapa unit komputer dan perlengkapan kantor juga turut dirusak.

Seorang saksi, Deni (25) mengaku. Kejadian itu berawal saat, seseorang menurunkan  pelaku berpakaian PP, di depan kantor tersebut, sekira pukul 23.00 WIB.

Pria yang diturunkan tadi langsung menghampiri kantor menghancurkan satu persatu kaca jendela depan dengan pentongan hansip yang dibawa pelaku. Setelah semua kaca dihancurkan, pria tadi masuk kedalam dan mengobrak-abrik seluruh peralatan kantor, termasuk beberapa komputer karyawan dihentakkan di lantai. “Kami tak bisa berbuat banyak, karena dia memegang sebilah parang,” ungkap Deni. Untungnya, pria yang diduga sebagai pelaku berhasil ditangkap polisi.

Kejadian serupa juga dilakukan pelaku, 24 Juni 2017 lalu. Saat didatangi dan ditanya Pimpinan Redaksi MODUSACEH.CO, Muhammad Saleh ketika itu, Ismayadi alias Adi, juga mengaku sama. Dia merasa tersinggung dengan pemberitaan terhadap TM. Nurlif, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh yang juga Sekjen Pemuda Pancasila saat itu.

Sumber media ini mengungkapkan, selain sebagai penyemir sepatu, hari-hari Adi sering berada di Kantor PP Aceh dan DPD I Partai Golkar Aceh. Nah, adakah kaitan kejadian tersebut dengan dua nama tadi? Hanya polisi yang mampu mengungkapkannya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...