Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Diringkus Polisi, Pelaku Perampokan Sepmor yang Menendang IRT Jamaah Subuh

Diringkus Polisi, Pelaku Perampokan Sepmor yang Menendang IRT Jamaah Subuh

Aceh Timur | Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur berhasil meringkus tiga tersangka perampasan sepeda motor Ibu Rumah Tangga (IRT), yang mengikuti jamaah subuh di Masjid Al-Qubra Kuta Binjei Kecamatan Julok yang terjadi pada Minggu (27/1/2019) lalu.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan. Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 01.30 WIB, pihaknya mengamankan satu orang tersangka berinizial Z (30) warga Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Pante Bidari yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna biru putih tanpa plat nomor polisi. Scoopy tersebut diduga milik korban Nurmawati warga Matang Bungong, Idi Timur.

"Saat dilakukan pengembangan kemudian Z mengaku sepeda motor yang dikendarainya didapat dari Zai (22) warga Dusun Amiruddin, Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, dan AA (25) warga Dusun Istirahat, Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, yang digadaikan Rp 1,5 juta rupiah," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro.

Sekira pukul 05.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim dan Intel Polres Aceh Timur, yang dipimpin Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Aceh Timur mengamankan kedua pelaku di lorong Amiruddin, Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, beserta satu unit sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam,  yang digunakan pelaku sewaktu bereaksi di TKP Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga : Setelah Ditendang Perampok, Sepmor IRT Dibawa Kabur

"Motifnya disinyalir penggunaan sabu, sehingga apapun dilakukannya sampai bisa mengancam keselamatan nyawa orang lain. Tersangka diancam dengan pasal 365 KUHP Pidana, 5 sampai 15 tahun penjara," sebut Wahyu Kuncoro, saat menyampaikan keterangan pers di Mapolres setempat, Rabu (30/1/2019).

Adapun barang bukti yang disita polisi dari ketiga tersangka yaitu, uang tunai Rp 295 ribu rupiah, 1 buah dompet warna hitam, 4 buah Hp, 1 buah senter, 1 buah kaca pirek dan pipet, satu buah pisau silet, paket sabu serta satu bungkus ganja kering.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan bila memakai perhiasan agar jangan berlebihan. Begitupun kepada jamaah safari subuh, bila berpergian jangan sendirian, karena ada bus yang standby di pusat Permerintahan Aceh Timur, yang siap memberangkatkan para jamaah subuh. "Kami mengimbau juga kepada para masyarakat yang hendak safari subuh agar bisa berkumpul dipusat pemerintahan agar bisa berangkat bersama-sama dengan bus yang telah disiapkan," harap Kapolres.***

Komentar

Loading...