Enam Bulan Setelah Peristiwa Berlalu

Pelaku Peledakan Kantor Redaksi MODUS ACEH Masih Gelap

Pelaku Peledakan Kantor Redaksi MODUS ACEH Masih Gelap
Foto: Kompas.com
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Minggu (30/12/2018), genap enam bulan sudah aksi peledakan Kantor Redaksi MODUS ACEH di Banda Aceh terjadi (30 Juni 2018). Namun, hingga kini aparat kepolisian dari Polresta Banda Aceh dan Polda Aceh, belum berhasil mengungkap siapa otak dan pelaku di balik peristiwa bejat tersebut.

Sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa jajaran Polda Aceh telah membentuk tim untuk mengusut peristiwa ini. Sementara, sejumlah data seperti sisa bom yang tidak meledak, keterangan saksi, termasuk rekaman CCTV juga sudah diambil.

Sumber di Polresta Banda Aceh dan Polda Aceh mengaku. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. Tapi, mereka tidak bersedia menyebutkan secara pasti, soal dugaan otak dan si pelaku. “Sabar ya, sedang dalam pengembangan. Nanti akan kami sampaikan hasilnya,” ucap seorang sumber saat dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu.

Seperti diwartawakan sebelumnya. Kantor Tabloid MODUS ACEH di kawasan Beurawe, Kota Banda Aceh diteror bom  oleh orang tidak dikenal (OTK). Sejumlah bangunan depan gedung rusak terkena dampak ledakan, namun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Pimpinan Redaksi Tabloid MODUS ACEH, Muhammad Saleh mengatakan, kejadian teror itu diperkirakan terjadi Sabtu (30/6/2018) pukul 04.30 WIB. Bekas ledakan baru diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. “Ledakan terjadi di teras depan kantor menyebabkan kaca jendela depan pecah serta bekas ledakan di jendela. Tidak ada korban akibat ledakan itu," kata Muhammad Saleh di Banda Aceh, Sabtu (30/6/2018).

Dia mengaku baru mengetahui kantor redaksi yang dipimpinnya dibom setelah menerima informasi dari seorang stafnya. Saat itu, dia sedang berada di rumah sakit (RS). "Malam sebelum kejadian, semua staf redaksi berada di kantor. Setelah itu, saya ke rumah sakit karena istri saya sedang sakit. Besoknya, saya mendapat kabar kantor diteror bom," kata Saleh.

Dia mengaku belum mengetahui modus pengeboman Kantor Redaksi Tabloid MODUS ACEH, MODUSACEH.CO dan Majalah INSPIRATOR. "Pengeboman kantor kami ini untuk kedua kalinya. Sebelumnya, pada 2013, saat itu kantor redaksi media ini di kawasan Jalan Panglima Nyak Makam Banda Aceh, juga dilempar bom. Ketika itu juga tidak ada korban, namun menimbulkan kerusakan pada kantor," ujarnya. Berikut cuplikan rekaman CCTV oleh pelaku.*

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...