Terbukti Mesum di Basemen Masjid Raya Baiturrahman

Pasangan Mahasiswa Asal Banda Aceh Dirotan 17 kali

Pasangan Mahasiswa Asal Banda Aceh Dirotan 17 kali
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Terpidana kasus mesum atau Jarimah Ikhtilath, Nadia Silsabila (19) terus tertunduk dengan kerudung putih yang sebagian menutupi wajahnya, saat diantar menuju panggung uqubat cambuk, di halaman Masjid Rukoh, Jalan Lingkar Kampus, Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Kamis (31/1/2019).

Di atas panggung, ia pun mengambil posisi duduk dan terus diarahkan dua perempuan dari Satpol PP dan WH Aceh. Dia tampak siap untuk dicambuk, walau mulutnya berkomat-kamit tanpa henti, bibirnya bergetar dan wajah terlihat pucat. “Ia melafalkan ayat kursi, dari tadi,” ujar seorang petugas Polisi Syariah pada media ini.

20190131-d3836ae1-c802-4d58-8ae4-8c631e481ceb

Nadia Silsabila berstatus mahasiswi satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Banda Aceh yang juga warga kota ini. Dia bersama pasangan laki-laki, Anwin (19) yang juga berstatus mahasiswa ditangkap warga di Basement Masjid Raya Baiturrahman, menjelang shalat magrib, November 2018. Sehingga, Mahkamah Syariah Banda Aceh menjatuhkan pidana cambuk 20 kali untuk Nadia Silsabila dan Anwin.

“Menyatakan terdakwa Nadia Silsabila secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan jarimah ikhtilath sebagaimana dalam suarat dakwaan pertama/primair melanggar pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayah. Menghukum terdakwa dengan 20 kali cambuk dikurang masa tahanan tiga kali cambuk,” baca petugas dari Kejari Kota Banda Aceh. Sebelumnya, jaksa juga membacakan putusan untuk terdakwa Anwin dengan jumlah cambuk 20 kali dikurang masa tahanan tiga kali.

20190131-8d9ebf25-7592-42ae-b595-06b3c0e45036

Selain itu, ada terdakwa Syamsul Rizal (43) juga dinyatakan terbukti melakukan melakukan jarimah ikhtilath karena telah berbuat mesum dengan pasangannya, Meda Fitria Rita (40). Keduanya, ditangkap warga dalam satu rumah di Gampong Geuceu Kayee Jato, Banda Raya, Kota Banda Aceh, pada November 2018.

Dalam perkara ini, keduanya dinyakan bersalah dan dihukum 25 kali cambuk dikurangi masa kurungan sebanyak 5 kali. Syamsul Rizal selesai menjalani hukuman. Namun, pasangannya  Meda Fitria Rita tidak dapat melaksanakan hukuman cambuk karena menurut keterangan medis menderita sakit pengapuran tulang belakang. Itu sebabnya, jaksa dan Satpol PP dan WH Aceh bersepakat akan melaksanakan hukuman cambuk pada prosesi akan datang.***

  

Komentar

Loading...